NEWSTICKER

Indonesia Resmi Jabat Presidensi G20 2022

1 December 2021 20:15

Indonesia resmi memegang presidensi atau kepemimpinan G20 2022, terhitung mulai 1 Desember 2021 hingga 31 Oktober 2022. Presidensi Indonesia dalam G20 2022 diresmikan dalam "Opening Ceremony Presidensi G20 Indonesia 2022" di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (1/12/2021) petang. 

"Kita negara berkembang pertama yang mendapatkan kepercayaan dan kehormatan besar ini. Kepercayaan ini kita optimalkan untuk berkontribusi bagi kemakmuran dunia yang lebih merata, lebih adil dan lebih inklusif," ujar Presiden Joko Widodo tentang jabatan Presidensi G20 yang Indonesia emban hingga 30 Nopember 2022. 

Presidensi G20 adalah posisi bagi sebuah negara untuk menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan KTT G20. Ini karena G20 tidak tidak memiliki sekretariat yang permanen seperti ASEAN dan PBB, sehingga setiap tahunnya dipilih tuan rumah yang secara konsensus berdasar rotasi kawasan.

Sejak awal pembentukan G20 pada 1999, Indonesia menjadi anggota forum komunikasi negara-negara yang memiliki pengaruh global. Namun baru pada 2008 secara resmi Indonesia diundang hadiri KTT G20 di Amerika Serikat dan ditunjuk menjadi Presidensi G20 dalam KTT G20 di Riyadh, Arab Saudi, pada 22 November 2020.  Serah terima Presidensi G20 dari Italia dilaksanakan dalam KTT G20 di Roma pada Oktober 2021. 

Di dalam G20 ada dua jalur dengan fokus isu ekonomi yang berbeda tapi saling terkait. Finance track yang membahas isu-isu di bidang ekonomi, keuangan, fiskal dan moneter. Sherpa track membicarakan isu-isu ekonomi nonkeuangan, seperti energi, pembangunan, pariwisata, ekonomi digital, pendidikan, tenaga kerja, pertanian, perdagangan, investasi, industri, kesehatan, anti korupsi, lingkungan dan perubahan iklim.