Ucapan Milad Mirip Simbol PKI, PDIP Turunkan Baliho

Kristiadi    •    Senin, 25 Jan 2016 22:23 WIB
pdip
Ucapan Milad Mirip Simbol PKI, PDIP Turunkan Baliho
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Tasikmalaya: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tasikmalaya menurunkan baliho berukuran 3 x 6 meter yang berada di Jalan H.Z. Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pasalnya salah satu angka pada baliho ucapan milad atau ulang tahun ke-43 PDIP itu identik dengan simbol palu-arit yang menjadi lambang Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Saya melihat bentuk angka 4 dari ucapan selamat dari anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDIP seperti terlihat arit dan palu simbol PKI. Meskipun angka 3 benar, tapi yang menjadi masalah aalah angka 4," ujar Untung Sorapati, 50, warga Kota Tasikmalaya, Senin (25/1/2016).

Ucapan HUT ke-43 PDI Perjuangan yang telah tertempel di baliho terdapat nama Ketua DPC Denny Romdony bersama enam anggota lainnya antara lain, Rachmad Soegandar, Muslim, Dodo Rosada, Sri Puspitawati, Imas Farmawati, Eti Guspitawati. Bahkan di samping foto Denny Romdony terdapat angka 43 berbentuk palu dan arit.

"Banyak orang berbeda-beda asumsi adanya gambar angka 43 ucapan selamat ulang tahun PDI Perjuangan itu. Jika akan membuat seperti ini, biasa sajalah, tidak boleh dibuat-buat," katanya.

Komisi 1 DPRD Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada, mengungkapkan baliho yang dipasang di Kota Tasikmalaya adanya keseragaman dengan daerah lainnya untuk mengucapkan selamat ulang tahun ke-43.

Dodo mengatakan baliho yang terpasang di Kota Tasikmalaya terdapat tiga buah dan semuanya akan diturunkan jika menganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat. Apalagi keberadaan baliho bisa menurunkan popularitas partai dan juga bisa dijadikan sebagai isu politik menghadapi pemilihan kepala daerah di Kota Tasikmalaya.

"Semuanya ada tiga baliho dan akan kami turunkan. Khawatir dijadikan sebagai isu Politik menghadapi pilwalkot 2017 mendatang," kata dia.



(UWA)