Bandara Kertajati Ditargetkan Rampung 2017

Antara, Jaenal Mutakin    •    Rabu, 04 Nov 2015 16:56 WIB
bandara
Bandara Kertajati Ditargetkan Rampung 2017
Foto: Akses menuju Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, melalui Tol Cikapali dan Cisumdawu/dok_BIJB

Metrotvnews.com, Majalengka: Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimis proyek Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, rampung pada 2017. Saat ini, Pemprov Jabar tengah menuntaskan pembebasan lahan.

"Insha Allah, kami rencanakan tahun 2017 bandara (Kertajati) selesai. Bisa beroperasi untuk yang pertama kalinya dan kita optimis," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa saat meninjau lokasi pembangunan runway tahap pertama Bandara Kertajati, di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015).

Iwa mengatakan, pihaknya dam Pemerintah Kabupaten Majalengka sepakat menuntaskan masalah pembebasan lahan proyek senilai Rp 25,4 triliun ini. Bandara seluas 5 ribu hektare itu masih terbentur sejumlah persoalan.

"Kita sudah identifikasi permasalahan yang disampaikan Bupati yakni masih ada lahan yang belum dibebaskan. Kita akan bebaskan secepatnya. Kita harus kerjasama untuk mewujudkan bangunan ini," kata dia.

Salah satu masalah dalam mega proyek ini adalah pengalokasian anggaran untuk pembebasan lahan. Menurut dia, dana sebesar Rp133 miliar dari APBD 2015 sudah dialokasikan untuk pembebasan lahan seluas 70,46 hektare.

Lahan itu diperuntukkan sebagai landasan pacu sepanjang 4 ribu meter di atas lahan seluas 36 hektare. Selain itu, dana itu juga untuk membebaskan lahan seluas 3,6 hektare di Desa Bantar Jati, lahan seluas 10 hektare di jalan akses pemakaman umum, dan tanah warga seluas 14 hektare.

"Progres lahan BIJB sampai saat ini 873,73 hektare termasuk tanah kas desa 80 hektare," ujar dia.

Sebelum melakukan kunjungan ke lokasi runway Bandara Kertajati, Sekda Jabar mendengarkan pemaparan tentang perkembangan terkini pembangunan bandara. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Deddy Taufik dan Kepala Dinas Bina Marga M Guntoro, Bupati Majalengka Sutrisno menjelaskan masalah dalam pembangunan Bandara Kertajati di antaranya masalah pembebasan lahan.

Sutrisno menambahkan pihaknya berharap pengoperasian perdana Bandara Kertajati bisa digunakan untuk penerbangan haji 2017.

"Pada tahun 2017, Insya Allah menjadi penerbangan haji jamaah Jawa Barat di Bandara Kertajati," kata Sutrisno.


(TTD)