Ridwan Kamil Sayangkan Pemindahan Bosscha ke Kupang

Roni Kurniawan    •    Rabu, 18 Mar 2015 16:19 WIB
Ridwan Kamil Sayangkan Pemindahan Bosscha ke Kupang
Foto: Observatorium Bosscha, Lembang, Bandung, Jawa Barat/Ant_Rezza Estily

Metrotvnews.com, Bandung: Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat akan dipindahkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pun angkat bicara. Emil, demikian ia biasa disapa, sangat menyayangkan pemindahan tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia yang menjadi ciri khas Lembang itu.

"Saya khawatir dengan rencana tersebut. Tapi keputusan itu ada di pihak pengelola Bosscha yang lebih tahu," ujar Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Rabu (18/3/2015).

Emil pun mengaku tak dapat berbuat banyak terkait rencana itu. Meski demikian, Emil tidak memungkiri pertumbuhan penduduk Bandung yang kini mencapai 2,4 juta jiwa itu cukup memengaruhi polusi cahaya pada Observatorium Bosscha.

"Pada waktu berdirinya Boscha zaman kolonial Belanda, jumlah penduduk di Bandung (waktu itu) 300 ribu jiwa. Tapi saat ini sudah 2,5 juta. Menurut teori, 20 tahun lagi jadi 4 juta. Jadi ada hal yang tidak bisa ditahan," kata Emil.

Akan tetapi, sejak memimpin Kota Bandung, Emil sudah mengurangi izin-izin untuk pembangunan di wilayah Bandung untuk mengurangi polusi cahaya yang dapat menganggu aktivitas Bosscha. Namun, sejak Lembang tumbuh pesat menjadi pusat berbagai bisnis, aktivitas penelitian astronomi di Bosscha terganggu.

"Yang bisa dilakukan oleh Pemkot (Bandung) sejak periode saya jadi wali kota, saya sudah mengurangi izin-zin usaha untuk di wilayah Bandung Timur," jelas Emil.

Observatorium Bosscha merupakan tempat penelitian astronomi tersebesar se-Asia Tenggara. Wacana pemindahan Observatorium Bosscha pun sangat disayangkan warga Bandung.

"Prihatin juga kalau Bosscha pindah ke Kupang nanti. Karena Bosscha sudah jadi salah satu ciri khas di Lembang. Mudah-mudahan ada perhatian dari Pak Bupati juga," ujar Praditya, 32, warga Cibogo, Lembang.
(TTD)