Dua Kapal Katamaran Pungut Sampah Sungai Citarum

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 26 Jan 2018 16:36 WIB
lingkunganpengolahan limbah
Dua Kapal Katamaran Pungut Sampah Sungai Citarum
Aliran Sungai Citarum di kawasan Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Bandung: TNI menyiapkan dua unit kapal jenis katamaran sebagai 'armada pemberangus sampah' di Sungai Citarum. Kapal berukuran 5x2 meter dan berkapasitas 1,5 ton ini akan mondar-mandir memungut sampah demi menyukseskan Program Citarum Harum.

Kapal katamaran akan dilengkapi jaring untuk 'menyapu' sampah yang dilalui. Petugas juga secara manual menggunakan jaring untuk mengangkut sampah dari sisi kapal.

"Proses revitalisasi akan lebih ringan dan mudah," ungkap Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dony Monardo di Makodam III/Siliwangi, Jumat, 26 Januari 2017.


Kapal katamaran yang disiapkan untuk mengangkut sampah di Sungai Citarum. Foto: Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno


Kapal ini merupakan bantuan kedua dari pihak swasta. Adalah Gani Arta Dwitunggal, perusahan swasta di sektor pertanian dan perikanan, yang memberikan bantuan. Sebelumnya Mayapada Foundation telah menyumbang Rp20 miliar untuk program pembersihan Sungai Citarum.

Dony pun berharap, semakin banyak kelompok yang peduli ke Sungai Citarum beserta anak-anak sungainya. General Manager Gani Arta Dwitunggal Andi J Sunadim menyebut, kapal katamaran ini memang sengaja dibuat khusus untuk Program Citarum Harum.

Kapal berbahan dasar high-density polyethylene (HDPE) yang tahan benturan, kuat dan mampu dipakai hingga puluhan tahun. Kapal didorong mesin motor berkuatan 40 tenaga kuda.

"Kita berharap dengan ini maka sungai menjadi lebih bersih dan kami juga bisa berpartisipasi," terangnya.


(SUR)