Jalur Jabar-Jateng Longsor, Polisi Klaim Siaga 24 Jam

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 10 Oct 2016 14:24 WIB
longsor
Jalur Jabar-Jateng Longsor, Polisi Klaim Siaga 24 Jam
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Adi Kristan)

Metrotvnews.com, ‎Bandung: Jalan penghubung Jawa Barat-Jawa Tengah terputus akibat longsor di Jalan Brigjen M. Isha, Kota Banjar. Petugas kepolisian mengaku bakal untuk mengatur lalu lintas di sana.

Kapolda Jabar Irjen Bambang Waskito mengklaim telah memerintahkan jajarannya bersiaga selama 24 jam di jalan yang amblas. "Kita juga siapkan tanggap bencana di jalur selatan," ungkapnya, Senin (10/10/2016).

Jalan Brigjen M Isha, tergerus aliran air sungai. Jalan amblas dengan kedalaman 10 meter, panjang 16 meter dan lebar 12 meter, pada Minggu (9/10/2016) malam.

Baca: Longsor, Jalur Jateng-Jabar di Banjar Terputus

Petugas mengalihkan lalu lintas ke jalur alternatif. Kendaraan dari Pangandaran menuju Banjar bisa lewat Langkaplancar, Ciamis atau Selasari, Pangandaran, maupun Kalijati, Subang.

Sedangkan dari dan ke Tasikmalaya diarahkan melalui rute Cimerak-Sindangsari. Sedangkan dari dan ke Bandung, Garut, Cianjur, Sukabumi, bisa lewat Cimerak, Cikalong, Pameungpeuk dan seterusnya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menambahkan, Kota Banjar dilanda banjir dan longsor yang menyebabkan terganggunya arus lalu lintas di kota itu. Daerah terdampak, yakni di Desa Neglasari. Longsor menutup jalan sepanjang 15 meter.

Selanjutnya di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, dilanda banjir akibat luapan saluran air pembuangan setelah hujan deras mengguyur wilayah itu. Longsor terjadi di Dusun Sukaharja, Desa Karyamukti, menutup jalan sepanjang sekitar 70 meter.

Selanjutnya banjir merendam Dusun Cigadung, Desa Karyamukti, kemudian melanda Dusun Sukahurip, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman akibat luapan Sungai Cicaluang.

Selain itu longsoran di Girimukti telah menumbangkan satu pohon dan menimpa tujuh rumah warga, kemudian longsor di Dusun Sukamaju menimbun bagian dapur rumah warga.

Banjir juga merendam permukiman penduduk di Dusun Rancakole, Desa Mulyasari, Kecamatan Patarumah akibat drainase tidak mampu menampung aliran air Gunung Sangkur.

"Dalam kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa. Polisi melakukan koordinasi dengan BPBD Kota Banjar dan terkait penanggulangan bencana banjir dan longsor," katanya. 


(SAN)