Pemenang Lelang LRT Bandung Segera Diumumkan

Roni Kurniawan    •    Selasa, 06 Sep 2016 09:43 WIB
lrt
Pemenang Lelang LRT Bandung Segera Diumumkan
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Foto: MTVN/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, melelang proyek pembangunan Ligh Rapid Transit (LRT) dan segera mengumumkan pemenangnya, pada 16 September mendatang. Pemkot Bandung menargetkan pembangunan LRT sudah mulai pada awal 2017.

"Alhamdulillah, setelah sekian lama proses ini itu, lelang akan diumumkan 16 September. Setelah itu akan dikebut perizinan dan lain-lain agar pembangunan melalui investasi ini bisa segera dimulai secepatnya," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (6/9/2016).

Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, pembangunan LRT tahap pertama akan dilakukan untuk koridor 1 meliputi jalur Leuwi Panjang menuju Babakan Siliwangi, Kota Bandung. Emil pun akan melakukan percontohan di pusat kota Alun-alun Bandung setelah pemenang lelang diumumkan.

"Untuk percontohannya dari Stasiun Hall (Kebon Kelapa) ke Dalem Kaum (Alun-alun)," kata dia.

Emil mengatakan LRT pertama di Kota Bandung ini akan dibangun dengan dana investasi dari pihak swasta menggunakan konsep Public-Private-Partnership (PPP). Namun untuk kompensasinya, Emil mengaku pihaknya masing melakukan penghitungan.

Emil menjelaskan dalam konsep PPP, ada dua tipe pendapatan. Pertama, pendapatan yang berasal pasar sepenuhnya. Kedua, kombinasi antara pendapatan pasar dengan cicilan dari pemerintah.

"Sedang dihitung, apakah dengan subsidi property cukup, kalau tidak cukup nanti kita cicil dengan cicilan dari Pemkot," imbuh dia.

Diakui Emil pembangunan LRT tersebut akan terintegrasi dengan LRT Bandung Raya yang dibangun oleh pemerintah pusat. Pemkot Bandung pun akan mendapatkan bantuan sebesar 51 persen dari total nilai yang diperlukan untuk biaya infrastruktur dalam proyek tersebut. Namun Emil masih belum bisa menyebutkan dana yang disiapkan untuk transportasi masa depan tersebut.

"Nanti saya akan sambungkan dengan Perpres LRT Bandung Raya karena kemungkinan akan dibantu APBN, janjinya 51 persen," pungkas dia.


(TTD)