Baru Sepekan Mengontrak, Y Ditangkap Densus Antiteror

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 16 Aug 2017 02:12 WIB
terorisme
Baru Sepekan Mengontrak, Y Ditangkap Densus Antiteror
Personel kepolisian bersenjata menjaga lokasi sekitar rumah kontrakan di Kelurahan Atnapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, yang ditinggali terduga teroris, MTVN - Octa

Metrotvnews.com, Bandung: Warga di Jalan Jajaway Pratista Timur, Kelurahan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, kaget dengan penangkapan terduga teroris Y. Pasalnya, Y baru sepekan mengontrak di sebuah rumah di kawasan tersebut.

Kokom Komariah, Ketua 07 RW 18 Kelurahan Antapani, mengatakan Y merupakan warga baru. Y juga belum terlalu bergaul dengan warga sekitar.

Rumah yang dikontrak Y cukup jauh dari warga setempat. Sehingga aktivitas Y tak terpantau.

"Kontrakannya agak masuk ke dalam. Jadi agak sulit mengetahui kegiatan sehari-harinya," kata Kokom ditemui di lokasi penggerebekan, Selasa 15 Juli 2017.

Biasanya, kata Kokom, Y berjualan susu keliling. Namun Y jarang berbincang-bincang.

Selasa siang, Detasemen Khusus 88 Antiteror menggeledah rumah kontrakan di Jalan Jajaway. Petugas membekuk lima terduga teroris.

"Dari pagi sekitar pukul 7.30 WIB hingga pukul 9.30 WIB, kita amankan lima orang di lokasi berbeda. Ada di lokasi sini (kontrakan), ada juga yang di Kiaracondong, Kota Bandung," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus.

Baca: Dua dari Lima Terduga Teroris Suami Istri

Yusri menegaskan, kelompok yang diduga tergabung dalam Jamaah Anshar Daulah (JAD) Bandung ini memang merencakan aksi teror pada akhir Agustus. Targetnya, Istana Negara dan Mako Brimob. 

Baca: Teroris Bandung Bidik Istana Negara dan Mako Brimob

"Identifikasi awal, kelompok ini memilih Agustus sebagai bulan sakral untuk membasmi thogut-thogut," paparnya.


(RRN)