PT Angkasa Pura II Melayani 115 Juta Penumpang

Farhan Dwitama    •    Selasa, 01 Jan 2019 14:35 WIB
bandaraangkasa pura ii
PT Angkasa Pura II Melayani 115 Juta Penumpang
ilustrasi Medcom.id

Tangerang: PT Angkasa Pura II (Persero) tercatat telah melayani hingga 115 juta penumpang sepanjang Januari-Desember 2018. Bila dibandingkan dengan 2017 yakni 105 juta penumpang, jumlah penumpang mengalami kenaikan sebanyak 9,5% per tahunnya.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhamad Awaludin, mengaku peningkatan jumlah penumpang udara ini bagian dari langkah transformasi PT Angkasa Pura II menuju tiga program utama yaitu Accelerated Revenue Growth, On Becoming 1 Million Aircraft Movements dan Implementasi Digital Journey Experience di seluruh bandara PT Angkasa Pura II (Persero).

“Selama tahun 2018, PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengelola beberapa bandara baru yang tersebar di Indonesia seperti Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dan Bandara Banyuwangi, Jawa Timur. Total AP II telah mengelola 16 Bandara di seluruh wilayah Indonesia,” kata M Awaludin, di Jakarta, Selasa, 1 Januari 2019.

Sejalan dengan visi perusahaan menjadi The Best Smart Connected Airport Operator in Region, Angkasa Pura II lanjut Awaludin terus berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat, baik dari sisi hard infrastructure dan soft infrstructure melalui digital platform untuk memberikan airport digital journey experience yang mengesankan bagi para penumpang. 

Peningkatan infrastruktur bandara juga terus dilakukan seperti misalnya untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta yakni Pembangunan East-Cross Taxiway yang rencananya akan dioperasikan pada kuartal pertama 2019. 

“Kami juga akan merevitalisasi Terminal 1 serta Terminal 2 yang akan meningkatkan kapasitas penumpang hingga menjadi 22 juta penumpang pertahunnya,” ucap dia.

Pembangunan Terminal 4 yang diproyeksi mampu menambah kapasitas penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga 115 juta penumpang pertahunnya. Pembangunan Runway 3 dan juga Pembangunan Cargo Village.

AP II juga akan melakukan strategic partnership untuk pengembangan kawasan Bandara Kualamanu yang nanti akan dijadikan HUB bagian barat Indonesia; Pembangunan Business Hub di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, serta perluasan terminal maupun airside dibandara-bandara cabang lainnya yang dikelola oleh AP II.

Menyongsong tahun 2019, PT Angkasa Pura II (Persero) mengusung tema 'Go Global' yang mengaplikasikan 3 strategi bisnis “Go Internasional, Go Digital, Go Excellence”.  Hal ini sejalan dengan RJPP 2019 yang mengedepankan Global Partnership & Innovation'.

“Lebih jauh, maksud Go Global disini adalah Angkasa Pura II optimistis mampu menunjukkan kiprah positifnya dalam mengelola bandara. Tidak hanya mampu berbicara dalam skala nasional, Angkasa Pura II juga berencana untuk lebih mendunia. Hal ini dikarenakan Angkasa Pura II melihat kesempatan yang terbuka luas untuk mengelola bandara di negara lain,” kata Awaludin. 

Angkasa Pura II pada tahun 2019 juga rencananya akan mengelola 3 Bandara lainnya melalui Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara yaitu Bandar Udara Raden Inten Lampung, Bandar Udara Fatmawati yang berlokasi di Bengkulu serta Bandar Udara Tanjung Pandang di Kepulauan Bangka Belitung.



(ALB)