Emil: Tak Ada Alasan Gunakan Styrofoam di Bandung

Roni Kurniawan    •    Jumat, 14 Oct 2016 11:16 WIB
sampah
Emil: Tak Ada Alasan Gunakan Styrofoam di Bandung
Seorang warga memunguti plastik dan sampah stryofoam di Jakarta, MI - Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Ridwan Kamil alias Emil angkat bicara soal larangan penggunaan styrofoam di Bandung, Jawa Barat. Ia menegaskan larangan itu sudah melalui kajian untuk lebih ramah pada lingkungan.

Pemerintah Kota Bandung memberlakukan larangan itu mulai 1 November. Dengan kata lain, minuman atau makanan yang menggunakan wadah styrofoam tidak boleh diberlakukan di Bandung.

"Setelah kajian, ternyata ada alternatif. Misalnya, ayam goreng yang dibungkus, menggunakan bungkus karton. Nasi bungkus juga pakai kertas. Jadi tidak ada alasan tetap pakai styrofoam," kata Emil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat (14/10/2016).

Menurut Emil, zat pada styrofoam dapat mengontaminasi makanan. Zat itu dapat membahayakan kesehatan karena memicu kanker.

Selain itu, styrofoam terbuat dari bahan polystyrene. Zat tersebut sulit terurai. Sehingga, styrofoam menjadi sampah.

"Kalau dibuang ke sungai, akan menimbulkan banjir. Karena aliran sungai jadi mampet," ujar Emil.

Emil menyarankan seluruh jenis usaha tak menggunakan styrofoam dalam kemasan makanan maupun minuman. Emil juga memberi waktu dua pekan pada Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) untuk menyosialisasikan larangan tersebut ke masyarakat.


(RRN)