Jelang Kampanye Berakhir, Yossi-Aries Tetap Blusukan di Bandung

Roni Kurniawan    •    Rabu, 06 Jun 2018 19:22 WIB
pilkada serentak
Jelang Kampanye Berakhir, Yossi-Aries Tetap Blusukan di Bandung
Calon wali kota Bandung, Yossi Irianto, Medcom.id - Roni Kurniawan

Bandung: Pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna (Hebring) di Pilwalkot Bandung 2018 tak memiliki strategi khusus menjelang berakhirnya masa kampanye yang memiliki waktu sekitar dua pekan lagi. Bahkan pasangan Hebring tetap pada ritme awal untuk blusukan ke seluruh penjuru Ibu Kota Provinsi Jawa Barat 

Menurut Calon Wali Kota Bandung Yossi Irianto, sisa waktu kampanye saat ini tetap dilakukan dengan cara bersilaturahmi dengan warga serta tokoh masyarakat di 32 kecamatan dan 151 kelurahan. Ia berharap pada waktu pencoblosan pada 27 Juni nanti masyarakat telah mempunyai pilihan tepat untuk menentukan pemimpin baru.

"Saya tipikal orang yang mengalir saja, siapapun yang akan jadi kontenstasi lebih banyak bersilaturahim, menyapa masyarakat. Dan saya meyakini betul masyarakat Bandung 60 persen masyarakat rasional," kata Yossi di Bandung, Rabu 6 Juni 2018.

Namun Yossi pun telah mengantisipasi berbagai isu yang akan menerpanya di masa sisa kampanye dua pekan ini, diantaranya kerawanan politik uang serta black campaign lainnya. Yossi pun enggan terbawa arus hal tersebut dan lebih fokus memanfaatkan sisa waktu kampanye dengan berbagai kegiatan salah satunya sahur on the road.

"Sekarang kan masih masuk jeda ramadan, saya melakukam kegiatan tarawih keliling, dan saya merencanakan sahur on the road. Jadi saya tetap akan fokus untuk menyampaikan program," sambung Cawalkot nomor urut 2 ini.

Pasangan yang diusung Partai NasDem, PDIP, PPP dan Hanura ini pun terus berupaya untuk menggandeng seluruh komponen masyarakat guna meraih dukungan. Bahkan usai melaksanakan taraweh, tak jarang Yossi pun berdiskusi guna 'belanja' masalah disetiap daerah untuk diberikan solusi dalam visi misinya.

"Silaturahmi tetal terus diajalankan, baik itu sehabis terawih atau pada saat ngabuburit. Kita cari tahu masalah-masalah yang dihadapi warga saat ini, dan kita tawarkan program kerja kita supaya bisa menjadi perbandingan oleh masyarakat," pungkasnya.



(RRN)