Menhub Pastikan Bandara Kertajati Siap untuk Arus Mudik

   •    Rabu, 18 Apr 2018 13:33 WIB
infrastrukturbandara
Menhub Pastikan Bandara Kertajati Siap untuk Arus Mudik
Pekerja menyelesaikan pembangunan terminal Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Majalengka: Bandara Internasional Jawa Barat, di Kertajati, Majalengka dipastikan dapat digunakan sebagai jalur transportasi mudik lebaran. Rencananya pada Mei 2018 Presiden Joko Widodo akan soft opening bandara terbesar kedua di Indonesia itu

"Kita berniat mengundang Bapak Presiden pada saat grand opening menjelang mudik Lebaran," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Kompleks Bandara Kertajati, Majalengka.

Dari bandara tersebut, kata dia, direncanakan akan dioperasikan rute menuju ke lima hingga enam kota yakni Surabaya, Denpasar, Ujung Pandang, Banjarmasin, Balikpapan, dan Medan. 

"Kalau kapasitas penuh ini bisa sampai 5 juta penumpang tapi mungkin tahap awal belum demikian. Direncanakan paling tidak satu hari 10-20 penerbangan," katanya.

Sedangkan jenis pewasat yang bisa diterbangkan dari bandara yang terbentang di luasan lahan 1.800 hektare itu masih berjenis "narrow body" atau pesawat lorong tunggal. "Narrow body itu kira-kira 200 penumpanglah," ujarnya.

Ia menambahkan, Bandara Kertajati adalah satu bandara yang dibangun dengan kerja sama antara Pemda, BUMD, lalu bekerja sama dengan swasta dengan BUMN.

"Satu hal yang paling menarik dari Bandara Kertajati adalah berkaitan dengan bandara ini merupakan bandara yang paling besar setelah Soekarno-Hatta dan dia akan menampung atau melayani kurang lebih 20 juta penduduk. Jadi suatu jumlah yang besar," tuturnya.

Pihaknya mengapresiasi inisiatif Pemda dan BUMD sebagai proyek greenfield ini adalah suatu proyak hasil kolaborasi banyak pihak.

"Nah format ini, bisa dipakai di tempat-tempat lain bahwasannya satu pengembangan infrastruktur bisa melibatkan tidak saja mengandalkan BUMN atau APBN tetapi dengan dana-dana swasta," ucapnya.



(ALB)