Napiter Sempat Merakit Bom di Rutan Cabang Salemba

Muhammad Al Hasan    •    Kamis, 10 May 2018 10:19 WIB
kerusuhan penjara
Napiter Sempat Merakit Bom di Rutan Cabang Salemba
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Depok: Narapidana terorisme (napiter) tak hanya menyandera dan membunuh petugas di dalam rumah tahanan cabang Salemba, Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Para narapidana terorisme itu sempat merakit bom dari bahan peledak rampasan.

"Mereka (napiter) melakukan perakitan bom, dan tadi diledakkan adalah hasil bom yang sudah berhasil dirakit," kata Wakapolri Komjen Pol Syafruddin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis, 10 Mei 2018.

Baca: ?Polri Minta Maaf kepada Keluarga Korban Kerusuhan

Petugas sempat melakukan penyerbuan ke dalam area rutan karena ada sepuluh napiter yang menolak menyerahkan diri setelah diultimatum petugas. Sejumlah granat asap dan letusan senjata pun terdengar saat penyerbuan itu.

Sepuluh narapidana terorisme itu pun berhasil dipaksa menyerahkan diri. Wakapolri menjamin, tak ada korban jiwa dalam penyerbuan ini.

Baca: 10 Napiter Dipaksa Menyerahkan Diri

Sementara itu, Komandan Korps Brimob Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan, letusan juga berasal dari upaya petugas meledakkan tembok yang digunakan napiter menyimpan bahan peledak dan senjata rampasan. 

"Saya hanya melakukan penindakan, suara itu adalah bridging meledakkan tembok untuk  menjatuhkan tempat yang diduga tempat menyimpan bahan bom yang mereka jadikan ranjau di sini," jelas Rudy.






(DRI)