Pemkot Bekasi Sudah Berlakukan Zonasi Guru Sejak 2016

Antonio    •    Jumat, 31 Aug 2018 18:07 WIB
Sistem Zonasi
Pemkot Bekasi Sudah Berlakukan Zonasi Guru Sejak 2016
Ilustrasi Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 30, Jakarta, Senin (3/4). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.

Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan telah menempatkan guru berdasarkan zonasi. Domisili dan tempat kerja guru di Bekasi sudah diatur sejak dua tahun lalu.

"Kalau kita di Kota Bekasi, secara umum kita sudah menempatkan guru sudah berdasarkan zonasi, tempat tinggal dan tempat kerja sudah dekat dari tahun 2016. Sudah kita laksanakan secara bertahap," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 31 Agustus 2018.

Inayatullah menjelaskan, sistem zonasi guru dilakukan agar guru yang berada di Kota Bekasi disiplin waktu dalam bekerja. Inayatullah menilai, guru disiplin dalam bekerja, maka mutu pendidikan di Kota Bekasi akan meningkat. 

"Tepat waktu dan tidak terlambat. Apalagi sekarang absen finger print (sidik jari)," jelas Inayatullah.

Sebelumnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana menggunakan sistem zonasi sebagai rujukan dalam merotasi guru untuk pemerataan di seluruh Tanah Air.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan, selain zonasi untuk siswa, pemerintah juga akan menerapkan sistem zonasi untuk guru. Sehingga pemerintah dapat lebih mudah memetakan distribusi guru di sekolah mana yang menumpuk, dan mana yang kekurangan guru.


(DEN)