Panwaslu Minta Paslon dan Warga Antisipasi Berita Hoaks

Antonio    •    Minggu, 24 Jun 2018 12:41 WIB
pilkada serentak
Panwaslu Minta Paslon dan Warga Antisipasi Berita Hoaks
Ilustrasi sosial media, Medcom.id - M Rizal

Bekasi: Panwaslu Kota Bekasi, Jawa Barat, mengajak warga ikut mengamankan suasana saat pemilihan kepala daerah di wilayah kota dan gubernur. Salah satu caranya adalah dengan tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks selama masa tenang Pilkada serentak 2018.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Kota Bekasi Tomy Suswanto berharap polisi dapat mengantisipasi berita bohong. Bila ada yang menyebarkan berita hoaks, Tomy meminta polisi segera bertindak.


(Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Kota Bekasi, Tomy Suswanto, Medcom.id - Antonio)

“Karena berita hoaks tidak hanya selebaran tapi juga melalui sosial media. Itu juga ada Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang bisa diproses dan sanksinya juga sangat keras yaitu enam tahun penjara,” kata Tomy di Bekasi, Sabtu 23 Juni 2018 malam.

Ia menekankan penyebar kampanye hitam akan ditindak sesuai aturan. Ia juga berharap setiap pasangan calon wali kota-wakil wali kota dam gubernur-wakil gubernur bersaing secara sehat. Dan, para calon dapat ikut mengantisipasi penyebaran berita hoaks. 


(RRN)