Peracik Miras Oplosan di Bekasi Ditangkap

Antonio    •    Sabtu, 21 Apr 2018 10:27 WIB
miras oplosan
Peracik Miras Oplosan di Bekasi Ditangkap
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Bekasi: UT, penyedia miras oplosan dan diduga membuat lima orang pria paruh baya meninggal dunia, UT sudah ditangkap, Jumat 20 April 2018, sore. Hal itu disampaikan Suryadi, 55, salah satu keluarga korban yang ikut dalam penangkapan UT.

Saat ditangkap polisi, ditemukan sejumlah barang bukti di rumah UT yang lokasinya satu komplek dengan para korban. Barang bukti yang diamankan antara lain metanol, air mineral, minuman bersoda, ciu, madu serta satu ember miras oplosan bernama "Teh Pucuk" yang siap edar.

"Saat digerebek di rumahnya ada barang bukti, ada yang siap edar, ada alkohol, metanol, satu drigen ciu," kata dia kepada Medcom.id di Bekasi.

Ia menjelaskan, UT sudah menjual miras oplosan selama satu tahun. Belakangan, diwilayahnya ada penjual miras oplosan baru. Diduga karena takut disaingi, UT menambah miras oplosan itu dengan metanol supaya efeknya lebih "kencang".

Warga yang biasa mengkonsumsi miras di komplek tersebut menjadi penguji atau tester. Mereka diberikan secara cuma-cuma.

"Ada saingannya baru minggu ini dan banyak yang pembeli disitu. Dia kayaknya menaikkan kadar oplosannya biar efek (mabuk) lebih cepat dari saingannya," ujarnya.

(Baca: Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Bekasi Bertambah)

Pasalnya, kata dia, selama ini tidak ada warga yang meninggal dunia setelah mengkonsumsi miras yang dia jual. Metanol lah yang diduga menjadi penyebab utama miras tersebut membuat orang meninggal dunia.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari belum dapat memberikan keterangan terkait dengan hal itu.

Sebelumnya, minuman keras oplosan diduga kembali memakan korban warga Kota Bekasi. Setelah delapan orang meninggal dunia di Pondok Gede dan Bekasi Selatan, kali ini lima orang meninggal dunia di Komplek Kodau V Ambara Pura, Jatimekar, Jatiasih.

Lima orang tersebut ialah Yopi, 35, Hery Zontal Bazo, 57, Hermadi, 57, Alfian, 52 dan Imron, 44. Mereka meninggal secara berurutan. Selain itu, masih ada tiga orang lainnya masih menjalani perawatan yaitu Indra, 38, Jeki dan Elvis.

(Baca: Polda Metro Jaya Sita 39 Ribu Botol Miras Sepanjang April)


(SUR)