Ribuan Orang Dijanjikan Umrah Hanya dengan Rp8 Juta

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 26 Jul 2017 15:06 WIB
investasi bodong
Ribuan Orang Dijanjikan Umrah Hanya dengan Rp8 Juta
Kepala OJK Cirebon M. Lutfi -- MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa investasi di Cirebon, diduga melakukan pelanggaran hukum dalam operasionalnya. Lembaga yang menamakan diri Global Insani menjanjikan umrah murah kepada nasabahnya hanya dengan biaya Rp8 juta.

"Nasabah dijanjikan diberangkatkan umrah pada tahun ketiga," kata Kepala OJK Cirebon M. Lutfi di Cirebon, Jawa Barat, Rabu 26 Juli 2017.

Kenyataannya, hingga kini ada lebih dari 2.000 calon jemaah belum diberangkatkan oleh lembaga yang menamakan diri Global Insani tersebut. Hal tersebut disebabkan bisnis yang dijalankan Global Insani tidak berjalan baik.

"Sehingga, mereka kesulitan untuk masalah pendanaan," terang Lutfi.

Lutfi menjelaskan, dana yang dihimpun Global Insani kembali diolah untuk bisnis penanaman jabon dan jahe. Global INsani sudah empat tahun menghimpun dana dari para nasabahnya.

Namun, OJK baru mendapatkan laporan pada Desember 2016. Saat beberapa kali dipanggil, pihak Global Insani mengaku akan merealisasikan kewajibannya dengan menjual aset jabon dan jahe miliknya.

"Mereka (Global Insani) memperkirakan, hasil penjualan bisa mencapai Rp60 miliar. Sedangkan, kewajibannya kepada jemaah sekitar Rp30 miliar," kata Lutfi.

Global Insani, lanjut Lutfi, mengakui sebagai koperasi. Namun, Dinas Koperasi menyatakan Global Insani belum memiliki izin.

Sebagai tindak lanjut, OJK Cirebon akan berkoordinasi dengan Tim Waspada Investasi daerah. "Kita juga akan bawa kasus ini ke pusat untuk tindak lanjutnya," kata Lutfi.


(NIN)