Kerugian Akibat Bencana di Jabar Rp62,135 Miliar

   •    Jumat, 18 Nov 2016 12:03 WIB
Kerugian Akibat Bencana di Jabar Rp62,135 Miliar
Permukiman penduduk terendam banjir di kawasan bantaran Sungai Citarum, Desa Pantai Bakti, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu 16 November 2016. Antara Foto/Risky Andrianto

Metrotvnews.com, Bandung: Kerugian akibat bencana alam di Jawa Barat, Januari hingga Oktober 2016, diperkirakan mencapai Rp62,135 miliar. Dalam kurun waktu itu, terjadi 947 bencana di Jawa Barat.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat juga menyebutkan, kerusakan fisik akibat 947 bencana alam, meliputi rumah hancur sebanyak 166 unit, rumah rusak berat 1.962 unit, rumah rusak sedang 1.526 unit, rumah rusak ringan 3.075 unit, rumah terancam rusak 1.535 unit, dan rumah tertimbun atau terendam 27.041 unit.

"Sarana lainnya yang rusak, yakni sekolah 122 unit, tempat ibadah 80 unit, sawah 60 petak, fasilitas umum 43 buah, dan lahan atau hutan lima di titik," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Mitigasi BPBD Jawa Barat Alif Nur Anhar di Bandung, Jumat (18/11/2016).


Longsor di Jalan Kolonel Masturi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu 2 November 2016. Foto: MI/Depi Gunawan

Menurut dia, dari 947 kejadian bencana tersebut meliputi kebakaran 2.015 kali, banjir 179 kali, tanah longsor 385 kali, angin puting beliung 144 kali, dan gempa bumi 43 kali.

Alif menuturkan, sebanyak 21.688 kepala keluarga atau 67.071 jiwa terdampak bencana alam. "23 orang dinyatakan hilang, 79 orang meninggal, 126 orang luka-luka, dan 5.179 KK atau 24.065 jiwa mengungsi," tambahnya.

Ia mengatakan, karakteristik permukaan di Provinsi Jawa Barat perpaduan daerah pegunungan dan memiliki curah hujan tinggi. Maka, beberapa daerah rawan banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi.

Pemerintah Jawa Barat, kata dia, terus berupaya mengantisipasi kemungkinan bencana melalui
mitigasi dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir dan longsor. (Antara)

 
(TRK)