TKI Ilegal Biasanya hanya Ditanya Kesiapan Berangkat

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 16 Feb 2018 11:07 WIB
tki bermasalah
TKI Ilegal Biasanya hanya Ditanya Kesiapan Berangkat
Beberapa TKI mengurusi pembuatan paspor di KJRI Hong Kong, 18 Juli 2018, Ant - Irfan Ilmie

Indramayu: Salah satu masalah yang terjadi pada tenaga kerja Indonesia ilegal adalah hilang kontak. Biasanya, warga melapor tak bisa berkomunikasi dengan anggota keluarga yang bekerja di luar negeri.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu Juwarih mengaku mendapat banyak laporan warga soal anggota keluarga yang berangkat ke luar negeri. Sebanyak 40 persen laporan berkaitan dengan TKI ilegal.

"Warga mengaku tak bisa berkomunikasi dengan anggota keluarga mereka," ujar Juwarih di Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 15 Februari 2018.

Pelapor mengatakan anggota keluarga mereka berangkat ke luar negeri melalui jasa calo. Setelah diselidiki, ternyata para TKI tak pernah mengumpulkan data atau syarat apapun ke lembaga resmi. 

"Mereka cukup bilang siap untuk berangkat, nanti semua datanya disiapkan oleh calo," kata Juwarih.

Akibatnya, pemerintah sulit melacak keberadaan mereka. Sementara keluarga di Indonesia tak memiliki salinan identitas TKI.

Biasanya, lanjut Juwarih, keluarga hanya tahu TKI bekerja di Arab Saudi. Tapi, mereka tak mengetahui identitas majikan dan lokasi keberadaan TKI.

Juwarih mengklaim Indramayu sebagai kabupaten yang paling banyak mengirim TKI. Lantaran itu, Juwarih meminta pemerintah melindungi TKI.

Juwarih juga menambahkan, saat ini Indramayu merupakan daerah yang mengirimkan TKI tertinggi di Indonesia. Kondisi seperti ini, seharusnya dibarengi dengan perlindungan maksimal yang diberikan oleh pemerintah daerah terhadap warganya. Namun menurutnya, hingga saat ini, belum ada ketegasan mengenai kasus TKI illegal.

“ Saat ini belum tegas, sehingga kasus tersebut kembali terulang,” kata Juwarih.


(RRN)