Jalan Cihampelas Ditutup 12 Jam Mulai Rabu Malam

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 08 Nov 2016 13:07 WIB
pemerintah kota
Jalan Cihampelas Ditutup 12 Jam Mulai Rabu Malam
Area di sekitar pembangunan skywalk di Cihampelas, Bandung. Foto: Metrotvnews.com/Octa

Metrotvnews.com, Bandung: Pemasangan konstruksi baja untuk pembangunan jalan layang bagi pejalan kaki (Skywalk) Cihampelas mulai dilakukan. Agar pengerjaannya cepat, pengembang meminta Jalan Cihampelas, Kota Bandung, ditutup selama 12 jam terhitung pukul 20.00 WIB Rabu 9 November 2016 hingga pukul 08.00 WIB, Kamis 10 November. Penutupan ini berlangsung hingga Minggu 20 November.

Coorporate Secretary PT Ligatama Graha Mandiri, Ika Rahmat Komara, selaku pengembang, menuturkan penutupan jalan sudah seharusnya dilakukan, mengingat target pengerjaan selesai dalam kurun 10 hari.

"Setelah bertemu Pak Wali Kota pagi tadi, disepakati penutupan besok dilakukan dengan adanya perubahan waktu dari rencana awal," ujar Rahmat di Cafe Street Kitchen, Jalan Cihampelas, Selasa (8/11/2016).

Baca: Skywalk Dibangun, Jalan Cihampelas Bandung Bakal Ditutup

Pengembang sebelumnya mengajukan permintaan penutupan Jalan Cihampelas dibagi menjadi dua waktu, yaitu pukul 08.00 WIB-17.00 WIB dan 23.00 WIB-05.00 WIB. Setelah ada peninjauan kembali ternyata ada persoalan, sehingga rencana itu gagal.

Musababnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta agar penutupan jalur tidak dilakukan saat jam sibuk untuk mengantisipasi aktivitas masyarakat.

"Beliau menyarankan pagi hari tidak ditutup agar tak mengganggu aktivitas usaha pertokoan dan PKL yang ada di Cihampelas," bebernya.

Baca: Pepohonan di Cihampelas Tak Akan Ditebang untuk Skywalk

Rahmat mengatakan penutupan selama 12 jam dinilai efektif untuk mengerjakan proyek. "Awalnya kan hanya empat jam kerja dalam sehari. Ini sangat minim. Kita berharap dengan tambahan waktu penutupan ini pengerjaan proyek selesai tepat waktu," kata dia.

Proyek Skywalk Cihampelas ditarget selasai 25 Desember. Proyek yang menelan biaya Rp43 miliar ini dinilai sebagai inovasi dari Pemkot Bandung untuk menata keberadaan pedagang kaki lima sekaligus memenuhi hak pejalan kaki.



(UWA)