Selebaran ISIS di Pos Polisi Bandung

'Kami Tidak Rida Syariat Allah Dicampakkan'

Roni Kurniawan    •    Rabu, 16 Aug 2017 16:19 WIB
terorisme
'Kami Tidak Rida Syariat Allah Dicampakkan'
Selebaran yang ditinggalkan di Pos Polisi Jalan Surapati-Sentot, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/8/2017). (Metrotvnews.com/Istimewa)

Metrotvnews.com, Bandung: Sebuah pesan tulisan tangan tertempel di pos polisi di persimpangan Jalan Surapati-Sentot, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16 Agustus 2017. Pesan itu bernada keteguhan layaknya retorika perang. 

Pesan itu disampaikan dalam empat lembar kertas dan selembar sampul. Dua lembar kertas memuat gambar identik logo ISIS. Ada tulisan 'La ilaha ilallah', lalu sebuah lingkaran yang di dalamnya bertuliskan 'Allah, Rasul, Muhammad' dalam aksara Arab. Di bawah lingkaran terdapat tulisan Baqiyah wan Tatamadad.

Sementara dua lembar lagi bertuliskan pesan dalam bahasa Indonesia. Berikut isi pesan tersebut.

"Segala puji hanya bagi Allah Rabbul Alamin. Shalawat serta salam tercurah pada Rasulullah nan mulia yang diutus dengan pedang rahmat bagi seluruh alam. 
Wahai THOGUT !
Demi Allah kami akan tetap teguh pada pendirian kami yakni ingkar pada kalian. Dan iman pada Allah.
"

Lembar berikutnya berisi:

"Bagi kami tidak jadi soal kami menang atau kalah. Bila menang kami akan tegakkan syari'at Allah. Bila kami kalah, kami kalah dalam membela syariat Allah.

Kami tidak ridho syariat Allah dicampakkan.
"

Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo menyebut teror tersebut terjadi sekitar pukul 06.10 WIB. Tiga orang termasuk salah satu petugas dari Polsek Coblong dimintai keterangan terkait ancaman tersebut.

"Ada tiga saksi yang sedang diminta keterangan. Kini masih dalam penyelidikan untuk mencari tersangka," tutur Hendro.


(SAN)