Air Sungai di Kota Bandung Bisa Dipakai Mencuci

Roni Kurniawan    •    Selasa, 30 May 2017 15:05 WIB
lingkungan
Air Sungai di Kota Bandung Bisa Dipakai Mencuci
Sungai Ciparumpung, Antapani menjadi pilot project untuk menerapkan sistem penyaringan biologis menggunakan tanaman verifer.

Metrotvnews.com, Bandung: Pemerintah Kota Bandung akan memanfaatkan aliran air di sungai untuk bisa digunakan oleh masyarakat. Dengan menggunakan sistem berbasis biologis, nantinya air yang mengalir di sungai disaring agar jernih dan bisa digunakan oleh masyarakat.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Agoes Sjafrudin mengatakan, penjernihan tersebut dilakukan untuk pemanfaatan air kotor di aliran sungai. Tanaman verifer pun digunakan untuk menyaring air kotor tersebut sebelum digunakan oleh masyarakat.

"Jadi nanti air dari sungai ini akan disedot oleh pompa dan ditampung di kolam. Lalu akan dijernihkan dengan menggunakan sistem biologis karena kita pakai tanaman vetifer untuk membunuh kuman dan bakteri," kata Agoes saat ditemui di kawasan Antapani, Kota Bandung, Selasa 30 Mei 2017.

Air hasil penyaringan tersebut pun, lanjut Agoes, akan disalurkan ke MCK agar air yang telah dijernihkan bisa dipakai oleh warga. "Bisa juga buat cuci motor atau cuci apa saja. Kecuali buat minum, karena jernih ini baru secara fisiknya saja," kata Agoes.

Untuk menampung air kotor dari sungai tersebut, setidaknya membutuhkan kolam berukuran 1,5 x 1 meter. Sebagai pilot project, Dinas PU pun akan membangun dua penyaringan tersebut di Sungai Ciparumpung, Antapani dan Sungai Cijagra, Buah Batu yang merupakan aliran Sungai Citarum.

"Untuk satu titik itu dibutuhkan dana sebesar Rp 150 juta. Tapi ini masih pilot project, kalau berhasil kita akan terapkan lagi di beberapa lokasi," tutur dia.

Agoes mengaku, inovasi tersebut telah diterapkan di aliran sungai Cikapayang di Jalan Merdeka atau di Balai Kota Bandung. Namun kali ini akan diterapkan disetiap kewilayahan untuk memanfaatkan aliran sungai.

"Di Balai Kota sebetulnya sudah dipakai. Tapi kali ini kita akan coba di sungai-sungai kecil," pungkasnya.



(ALB)