Pelabuhan Banten dan Patimban Urai Kepadatan Tanjung Priok

Antonio    •    Senin, 05 Mar 2018 21:10 WIB
pelabuhaninfrastruktur
Pelabuhan Banten dan Patimban Urai Kepadatan Tanjung Priok
Pelabuhan Tanjung Priok, DKI Jakarta. Foto: Antara/M Adimaja

Bekasi: Pembangunan pelabuhan di wilayah Banten dinilai dapat mengurai kepadatan lalu lintas angkutan barang yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, dinilai juga akan menjadi salah satu solusi.

"Ada Banten, ada Priok ada Patimban. Jadi ada tiga pelabuhan besar. Dengan itu, tidak menimbulkan kemacetan, karena kemacetan itu menimbulkan biaya tinggi," kata Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan di Bekasi, Senin, 5 Maret 2018.

Luhut menyatakan, angkutan barang bisa langsung mengirimkan hasil industri melalui pelabuhan terdekat jika pelabuhan sudah beroperasi. Industri yang beroperasi di Banten tak perlu lagi ke Tanjung Priok. Begitu juga industri di daerah Jawa Barat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan, Pemerintah Indonesia akan memiliki model pergerakan angkutan. Sehingga, tujuan angkutan akan diketahui. "Pada saat Patimban itu beroperasi, pasti sebagian kendaraan ke Patimban. Baik itu yang logistik maupun yang bekerja disana," ujarnya.

Budi Karya menyatakan, dengan permodelan tersebut pihaknya dapat menentukan titik mana saja yang terjadi kepadatan. Sehingga, dapat mengetahui apakah kebijakan ganjil genap, pembatasan angkutan bersumbu II, IV dan V perlu diberlakukan kembali atau tidak.

"Kita akan melakukan policy (kebijakan) dimana titik - titik ada kemacetan," tutupnya.


(SUR)