Banjir Cirebon tak Ganggu Aktivitas KA ke Bandung

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 23 Feb 2018 19:47 WIB
banjirbencana banjirjalur kereta api
Banjir Cirebon tak Ganggu Aktivitas KA ke Bandung
Jalur kereta api Cirebon arah Bandung, Jawa Barat, sudah bisa dilewati. Foto: Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Bandung: Kondisi banjir di Cirebon yang sempat mengganggu operasional kereta tidak mengganggu perjalanan kereta api ke wilayah Bandung. Kondisi jalur kereta berangsur membaik dan larangan untuk melintas di lokasi sudah dicabut.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) II Bandung Joni Martinus mengatakan jadwal kereta berjalan normal, terutama kereta-kereta yang menuju arah Cirebon, Semarang, dan Surabaya Pasarturi.

“Dari Daop II ada dua kereta yang melintas ke wilayah Cirebon yaitu KA Ciremai Ekspress dan KA Harina. Sejauh ini masih sesuai jadwal. Namun kami tetap siaga dan mengantisipasi kemungkinan ada keterlambatan kedatangan kereta Ciremai dari arah Cirebon menuju Bandung pada malam ini,” ungkap Joni kepada Medcom.id, Jumat, 23 Januari 2018.

Joni menuturkan, Berkaitan dengan kondisi curah hujan yang intensitasnya meninggi, seluruh personel PT KAI disiagakan guna memantau terus kondisi jalur kereta api.

"Kita optimalkan seluruh jajaran, agar terus melakukan pantauan dan berkoordinasi secara cepat ketika terjadi bencana," kata dia.

(Baca: Rel Kereta Jalur Selatan Cirebon Menggantung Akibat Banjir)

Joni berharap dan juga memohon doa dari masyarakat agar semua perjalanan kereta api selalu lancar. "Kami berharap, tidak ada kendala ketika menghadapi curah hujan tinggi saat ini," tandasnya.

Menurut informasi yang dihimpun Medcom.id dari PT KAI Daop 2 Bandung, banjir yang menggerus material di bawah jalan kereta di wilayah Cirebon yaitu KM 253 +300 sampai dengan KM 254 +400 antara Stasiun Ketanggungan - Stasiun Ciledug (arah Purwokerto) mengakibatkan gogosan sepanjang 700 meter.

Selain di lokasi tersebut, banjir juga menggenangi rel kereta api di Km 185 +500 sampai dengan Km 186 + 600 antara Stasiun Tanjung - Stasiun Losari (arah Tegal).


(SUR)