Awalnya, Whindha Takut Penumpang Stroke itu Tersinggung

Ahmad Rofahan    •    Minggu, 09 Oct 2016 10:02 WIB
kereta api
Awalnya, Whindha Takut Penumpang Stroke itu Tersinggung
Adegan Whindha menyuapi penumpang Kereta Api Tegal Bahari saat diabadikan salah seorang netizen. (dok. istimewa/instagram)

Metrotvnews.com, Cirebon: Whindha Nopvita Sari kaget saat tahu fotonya viral di media sosial. Adegan pramugari Kereta Api Tegal Bahari itu menyuapi penumpang menjadi perbincangan di ranah maya.

Perempuan 21 tahun asal Blora, Jawa Tengah ini mengisahkan, awalnya ada seorang pria naik dari Stasiun Cirebon. Penumpang itu memilih duduk di kereta restorasi. Dia bepergian seorang diri.

Di tengah perjalanan, antara Stasiun Jatibarang dan Haurgeulis, ia memesan makanan dan minuman. Namun, tidak langsung dimakan karena kondisi tangannya sulit digerakkan akibat stroke.

Baca: Suapi Penumpang Stroke, Pramugari Kereta Viral di Medsos
 
“Saya sejak awal mau menawarkan bantuan ke bapak itu, tapi khawatir tersinggung,” ujar Whindha kepada Metrotvnews.com, Minggu (08/10/2016).
 
Sampai akhirnya, pria berumur sekitar 60 tahun tersebut meminta bantuan kepada Whindha untuk menyuapinya. Ia berulang kali meminta maaf kepada Whindha karena mengganggu pekerjaannya. Karena memiliki penyakit maag, si bapak, tidak memakan langsung semua makanannya, namun dengan beberapa jeda yang cukup panjang.
 
“Bapak itu bilang, dia nggak bisa makan langsung habis. Harus ada jeda. Jadi, kadang saya tinggal melayani penumpang dulu. Saat kembali lagi ke restorasi, saya tawarin, mau disuapin lagi enggak,” kata Whindha.
 
Whindha mengaku teringat ayahnya, saat membantu menyuapi makanan. Ia mengaku ikhlas membantu. Bahkan, menurutnya, ia juga tidak sadar saat salah seorang netizen mengabadikan peristiwa tersebut.
 
“Saat itu lagi ramai juga. Ada penumpang dan petugas. Saya enggak tahu kalau ada yang mengambil gambar,” kata Whindha.
 
Menurut Whindha, bapak tersebut mengaku setiap dua bulan sekali pergi menuju ke Jakarta untuk ke rumah saudaranya. Whindha sebenarnya punya niatan untuk mengantarkan hingga bertemu dengan keluarga si bapak. Namun karena turun di Stasiun Jatinegara, ia tidak bisa melaksanakannya.
 
“Karena saya harus lanjut ke Stasiun Gambir dan melakukan persiapan perjalanan selanjutnya,” ujar Whindha.

Foto Whinda di antaranya disebar akun Instagram Aboutcirebonid. Komentar beragam muncul dari aksi Whinda ini. “Alhamdulillah, masih ada orang baik di dunia ini,” ujar akun Rohayati.

Akun-akun lainnya pun sama. Mereka mengaku salut dengan apa yang dilakukan pegawai kontrak dari PT Resak Multi Utama yang merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia itu. “Luar biasa, mantap,” tulis akun Aafiyata_.

Atas sikapnya, PT KAI berencana memberikan penghargaan bagi Whinda yang akan diserahkan Senin 10 Oktober di Bandung, Jawa Barat.


(SAN)