Skywalk Bukan Solusi Relokasi PKL Cicadas

Roni Kurniawan    •    Selasa, 23 Oct 2018 18:33 WIB
pedagang kaki lima
<i>Skywalk</i> Bukan Solusi Relokasi PKL Cicadas
Tenda pedagang kaki lima (PKL) masih berdiri kokoh di atas trotoar Jalan Ahmad Yani (Cicadas), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa 23 Oktober 2018. Medcom.id/Roni Kurniawan

Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, berencana merelokasi ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ahmad Yani (Cicadas). Rencananya, ratusan PKL tersebut akan direlokasi ke tempat terdekat tanpa menggunakan konsep skywalk atau jalan layang.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat ini memilih untuk menata PKL Cicadas sebelum menemukan tempat baru yang akan dibangun. Yana tidak akan konsep skywalk seperti yang diwacanakan Wali Kota Bandung periode 2013-2018 Ridwan Kamil.

"Saya sih berpendapat skywalk itu bukan solusi. Para PKL ini akan tetap di relokasi, tapi ke tempat yang tidak jauh dari sini dan Pemkot sedang mencari lahan untuk dibeli," kata Yana saat meninjau kondisi PKL Cicadas, Selasa 23 Oktober 2018.

Bandung saat dipimpin Ridwan Kamil akan merelokasi para PKL Cicadas dengan membangun skywalk di Jalan Cikutra yang tak jauh dari Cicadas. Yana menolak konsep skywalk karena menilai peruntukkan awal sebagai pedestarian bagi pejalan kaki, bukan berjualan.

"Skywalk itu kan pedestarian untuk pejalan kaki. Masa dipakai buat jualan juga," sambungnya.

Yana mengaku akan tetap merelokasi 752 PKL Cicadas di atas trotoar. Beberapa tempat tak jauh dari Cicadas tengah dibidik Pemkot Bandung guna dimasukkan ke dalam anggaran belanja.

"Kita tidak bisa buka sekarang. Karena nanti dibeli oleh swasta, lalu dianggarkan naik lagi harganya kan enggak akan kebeli-beli oleh kita. Jadi kasih kami kepercayaan," beber Yana.

Sementara itu, berdirinya para PKL Cicadas di atas trotoar dinilai telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3). Bahkan Jalan Ahmad Yani (Cicadas) masuk dalam zona merah yang berarti tidak boleh digunakan untuk berjualan.


(SUR)