Ribuan Guru Honorer di Cianjur Mogok Mengajar

ant    •    Rabu, 17 Oct 2018 14:52 WIB
Guru Honorer
Ribuan Guru Honorer di Cianjur Mogok Mengajar
Ilustrasi: Demo guru honorer tuntut diangkat jadi PNS di Kudus, Jawa Tengah. Medcom.id/Rhobi Shani

Cianjur: Ribuan guru honorer di 10 kecamatan di Cianjur, Jawa Barat mogok mengajar mulai Rabu ini hingga tiga hari ke depan. Aksi tersebut sebagai bentuk protes karena pemkab belum memberikan legalisasi bagi ribuan guru tersebut, sesuai dengan janjinya. 

Ketua Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2-I) Cianjur, Edi Kurniadi mengatakan aksi mogok tersebut tindak lanjut atas hasil musyawarah pada 13 Oktober lalu. "Namun hasil kesepakatan itu, hingga saat ini belum terealisasi terkait tuntutan untuk tingkatan daerah harus diselesaikan selama sepekan," katanya di lokasi, Rabu 17 Oktober 2018. 

Pihaknya memberikan waktu hingga 15 Oktober,  dengan ancaman jika tidak teralisasi ribuan guru hononer melakukan aksi mogok mengajar serentak.

"Karena belum teralisasi, ada yang melakukan aksi mogok mulai hari ini, sampai tiga hari ke depan," katanya.  Ia menuturkan ribuan guru honorer di 10 kecamatan di Cianjur yang mogok, seperti di Kecamatan Cianjur, Cilaku, Cibeber, hingga Sindangbarang dan Agrabinta.

"Pekan depan pun ada lagi di wilayah lain dengan jumlah guru ribuan orang yang kembai akan melakukan aksi mogok mengajar, kalau secara keseluruhan jumlahnya mencapai belasan
ribu," katanya.

Aksi tersebut akan terus berlanjut hingga tuntutan mereka terpenuhi. Bahkan, rencananya awal November, guru honorer seluruh kecamatan secara serentak akan mogok mengajar.  Namun, pihaknya memastikan tidak akan ada aksi mogok serentak setelah aksi nasional jika pemerintah daerah menepati janjinya untuk memberikan legalitas berupa surat keputusan (SK)
untuk guru honorer terutama kategori 2.

"Forum honorer di Cianjur akan melihat reaksi dari pemerintah daerah hingga beberapa hari ke depan, atau selama aksi mogok mengajar dilakukan," katanya.  


(ALB)