Penganiaya Suporter Persija Masih Misterius

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 09 Nov 2016 14:34 WIB
persija
Penganiaya Suporter Persija Masih Misterius
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Cirebon: Kasus tawuran antara pendukung klub sepak bola Persija Jakarta dan warga di Desa Lung Benda, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, masih terus diselidiki polisi. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan membantu Polres Cirebon dalam menyelesaikan masalah ini. “Masalah ini ditangani Polres Cirebon dan di-backup oleh Reskrimum Polda Jabar,” ujar Yusri di Cirebon, Rabu (9/11/2016).

Untuk saat ini, polisi masih mengumpulkan sejumlah alat bukti dan juga meminta keterangan saksi untuk menangkap penganiaya yang mengakibatkan korban meninggal

Yusri mengatakan polisi juga sedang mendalami sejumlah video amatir yang merekam kejadian tawuran itu. “Kita lagi kumpulkan saksi dan mendalami video amatir yang ada,” ujarnya.

Versi polisi, tawuran antara suporter Persija dengan warga Desa Lung Benda bermula saat empat rombongan bus yang membawa suporter Persija tiba-tiba menepi dan melempari rumah warga. Peristiwa yang terjadi pada Minggu 6 November pukul 13.30 WIB itu membuat sejumlah warga marah.

Pada pukul 16.00 WIB, sejumlah warga menunggu kedatangan rombongan Jakmania (suporter Persija) yang akan masuk ke Tol Cipali. Lima bus yang membawa suporter Persija dicegat dan bentrok tak terhindari. Akibatnya, satu suporter meninggal.

“Satu meninggal dan tiga luka. Sedangkan dari warga ada delapan yang luka dan sebelas rumah rusak,” kata Yusri.


(UWA)