Dedi Mulyadi Sebut Presiden Jokowi, "Presiden Kaum Jelata”

Reza Sunarya    •    Rabu, 21 Jun 2017 08:41 WIB
berita purwakarta
Dedi Mulyadi Sebut Presiden Jokowi,
Presiden Joko Widodo dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (Foto:Reza Sunarya)

Metrotvnews.com, Purwakarta: Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memberikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo yang berulang tahun ke-65. Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi lahir pada 21 Juni 1961, di Surakarta, Jawa Tengah.

Ucapan selamat tersebut diungkapan Dedei di hadapan awak media, di rumah dinasnya di Purwakarta, Jawa Barat. Dedi Mulyadi juga sedikit membahas gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang gemar melakukan blusukan.

"Seiring perjalanan waktu, di usia ke-56, bapak terus bekerja demi Indonesia, derap langkah menjelajah seluruh negeri dari ujung kampung hingga pusat kota," kata Dedi.

Bupati yang tengah menjalani masa jabatan untuk periode kedua itu juga mendoakan agar Presiden Jokowi selalu diberikan kesehatan agar terus menerus menebarkan spirit perubahan ke seluruh negeri.

“Semoga kesehatan dan spirit perubahan terus mengiringi perjalanan usia yang Bapak jalani,” ucap Dedi.

Dedi tak segan menyebut Presiden Jokowi sebagai Presiden Kaum Jelata. Baik Dedi maupun Jokowi selama ini memang dikenal dekat dengan wong cilik atau rakyat kecil.

“Selamat ulang tahun bapak Presiden Joko Widodo, Presiden kaum jelata,” ujar Dedi.

Pria yang akrab di sapa kang Dedi, juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden ke-7 itu melalui akun Facebook pribadi. Dedi mengatakan, jika Presiden Jokowi memiliki program unggulan bernama “blusukan” (masuk ke tempat tertentu untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya), maka Dedi sejak 2008 ketika masih menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta sudah memiliki program sejenis bernama “gempungan di buruan urang lembur” atau berkumpul di halaman rumah orang kampung.

Blusukan merupakan program yang dibuat oleh Presiden Jokowi dalam rangka memetakan masalah dan mencari solusi atas masalah yang tengah dihadapi oleh masyarakat. Sementara, gempungan di buruan urang lembur ala Dedi Mulyadi memiliki format yang lebih teknis, yakni mendekatkan pelayanan birokrasi kependudukan, kesehatan dan perizinan kepada masyarakat agar dapat dinikmati secara langsung.


(ROS)