Penumpang Bus Subur Jaya: Tak Ada Pergantian Sopir

Mulvi Muhammad Noor    •    Kamis, 18 May 2017 16:49 WIB
kecelakaan maut
Penumpang Bus Subur Jaya: Tak Ada Pergantian Sopir
Suasana kompleks SMK Panca Karya di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai rombongan bus wisata kecelakaan. (Metrotvnews.com/Mulvi)

Metrotvnews.com, Bogor: Penumpang bus wisata Subur Jaya yang mengalami kecelakaan maut di Magelang, Jawa Tengah, tidak yakin armada yang ditumpanginya mengalami rem blong. Penumpang menduga kecelakaan disebabkan kesalahan manusia.

Kepala Sekolah SMK Panca Karya, Asmiyati Wahyuningsih, mengatakan, pihaknya tidak merasa ada keanehan pada bus yang mengangkut 52 penumpang itu. Selama perjalanan, bus tak mengalami mogok atau kejanggalan saat mengerem.

"Kalau menurut saya, busnya tidak ada masalah," ujar Asmiyati di Bogor, Kamis 18 Mei 2017. Asmiyati juga turut dalam rombongan bus nahas tersebut.

Ia hanya menduga kecelakaan disebabkan faktor kesalahan manusia. Asmiyati tidak melihat ada pergantian sopir sejak bus berangkat Senin 15 Mei pukul 13.00 WIB, hingga kecelakaan keesokan harinya sekitar pukul 04.00 WIB. "Lebih dari 12 jam tidak ada pergantian sopir," kata Asmiyati.

Asmiyati mengatakan, hingga saat ini masih ada delapan orang yang dirawat di rumah sakit di Magelang. Lima korban luka berat terdiri dari satu guru, dan empat siswa. Tiga orang lainnya mengalami luka ringan.

Itu belum termasuk sopir utama dan cadangan yang juga masih menjalani perawatan. Kini, para korban didampingi perwakilan keluarga, perwakilan yayasan dan SMK Panca Karya, serta perwakilan travel.

"Busnya baru. Kita sewa satu paket ke agen travel di Bantar Kemang (Kota Bogor). Tapi saya lupa namanya, soalnya yang urus ada salah satu guru dan sekarang sedang di Magelang," tutur Asmiyati.

Kecelakaan bus Subur Jaya yang mengangkut rombongan pelajar dan guru SMK Panca Karya di Magelang menewaskan tiga orang pelajar. Rombongan bermaksud merayakan kelulusan pelajar kelas XII dengan berwisata ke Candi Borobudur dan Yogyakarta.


(SAN)