Lima Daerah Siap Saling Suplai Bahan Pangan Hindari Inflasi Naik

Hendra Herdiana    •    Rabu, 17 May 2017 11:49 WIB
bahan pokok
Lima Daerah Siap Saling Suplai Bahan Pangan Hindari Inflasi Naik
Suasana di Pasar Tradisional Cikurubuk Tasikmalaya, MI - Adi Kristiadi

Metrotvnews.com, Tasikmalaya: Kelangkaan dan kenaikan harga bahan pangan kerap menjadi masalah saat Ramadan hingga Idul Fitri. Lantaran itu, lima daerah di kawasan Priangan Timur bekerja sama mengatasi masalah tersebut.

Adapun lima daerah itu berlokasi di Jawa Barat yaitu Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya. Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar. Pejabat dari lima daerah itu mempertegas kerja sama dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya, Selasa 16 Mei 2017. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya Wahyu Purnama mengatakan inflasi naik menjelang Ramadan 1438 Hijriah, dari 3,3 persen menjadi 3,9 persen. Itu terjadi lantaran kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Kenaikan tarif dasar listrik pun menjadi penyebab utama inflasi.

"Makanya melalui rapat koordinasi ini kami menjaga agar inflasi tak tembus 4,3 persen," kata Wahyu

Rapat menghasilkan 13 keputusan bersama. Satu di antaranya saling menyuplai komoditas yang mengalami kelangkaan atau kenaikan harga.

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum siap menyuplai beras. Sebab stok beras di Tasikmalaya surplus.

"Jika di daerah kami ada komoditas lain yang langka atau mahal, juga akan disuplai. Seperti telur ayam, daging ayam dan cabai merah dari Ciamis," ujarnya.

Di tempat sama, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, menegaskan, stok kebutuhan pokok menjelang Ramadhan aman. 

"Warga kota tidak udah khawatir, stok kebutuhan pokok aman. Kami minta warga ikut memantau. Jika ada lonjakan harga tidak wajar segera lapor, terlebih penimbunan. Karena itu perbuatan kriminal," katanya.


(RRN)