Siswa dengan Dua Kaki Melepuh dapat Homeschooling

Roni Kurniawan    •    Selasa, 18 Jul 2017 12:13 WIB
pramuka
Siswa dengan Dua Kaki Melepuh dapat <i>Homeschooling</i>
Pelajar SD Plus Al-Aitaam Bandung menjenguk Helmi di rumahnya. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Helmi Zain Ramdhani, 11, tak bisa pergi ke sekolah lantaran dua kakinya terkena luka bakar parah. Namun, dia tak pernah ketinggalan materi pelajaran karena SD Plus Al-Aitaam Bandung memberikan fasilitas homeschooling pada siswa kelas VI itu.

Luka di kedua kaki Helmi akibat tersambar api unggun dalam kegiatan persami pada 4 Februari 2017. Sejak itu, dia menjalani perawatan di rumah sakit dan rawat jalan di rumah. (Baca: Dua Kaki Helmi Hangus Tersambar Api Unggun Pramuka)

"Kita mengadakan homeschooling, mendatangkan guru-guru dari sekolah ke rumahnya untuk memberikan materi, memberikan pelajaran," ujar Awaludin Kepala SD Plus Al-Aitaam Bandung saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa, 18 Juli 2017.

Awaludin mengatakan, saat insiden menimpa Helmi masih duduk di kelas V. Meski harus menjalani aneka perawatan di rumah sakit, sekolah memberi kompensasi. Helmi tetap naik ke kelas VI.

"Jadi tetap naik kelas. Kita sudah koordinasi juga sama dinas (pendidikan). Helmi statusnya masih siswa Al-Aitaam," tutur dia.

Program homeschooling telah diberikan sejak Helmi berada di rumah sakit hingga kini di kediamannya, di Kompleks Pandanwangi, jalan Kencana Wangi Blok A No. 10, kelurahan Cijawura, kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.

Namun, Awaludin mengaku, homeschooling tidak berlangsung setiap hari. Sekolah mempertimbangkan kondisi fisik dan mental Helmi. (Baca: Sembilan Kali Operasi, Dua Kaki Helmi tak Membaik

"Kadang seminggu dua kali, tiga kali. Karena kita mempertimbangkan kondisi anaknya juga, termasuk pas di rumah sakit," tuturnya.


(SAN)