Shelter Kemensos Tampung 163 WNI Terusir dari Turki

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 13 Jul 2017 20:36 WIB
Shelter Kemensos Tampung 163 WNI Terusir dari Turki
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa --MTVN/Rofahan--

Metrotvnews.com, Cirebon: Shelter Kementerian Sosial saat ini menampung 163 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dideportasi dari Turki. Kebanyakan anak-anak.

“Mayoritas adalah anak-anak dan shelter Kemensos merupakan yang paling representatif untuk mereka,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Cirebon, Jawa Barat, Kamis 13 Juli 2017.

Khofifah menegaskan, Kemensos sebenarnya tak memiliki program deradikalisasi. Shelter adalah hasil koordinasi dengan Densus dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Khofifah enggan menyebut WNI itu eks ISIS. Namun, ia memastikan keseluruhannya dideportasi dari Turki.

Khofifah bilang, mereka masuk ke dalam shelter secara berkelompok. Kelompok terakhir datang setelah Lebaran. Ada 12 orang yang baru datang dari Turki pasca-Lebaran. 

Khofifah memperkirakan, masih ada WNI dengan kasus yang sama yang akan kembali masuk ke shelter. “Kemungkinan minggu ini akan ada yang datang lagi,” kata Khofifah.

Dalam Shelter tersebut, anak-anak diberikan konseling oleh sejumlah petugas yang sudah disiapkan. Sedangkan untuk para orang tua, diadakan program deradikalisasi dari berbagai elemen. 

“Namun untuk yang menentukan materi dan lainnya, adalah dari BNPT. Kemensos hanya ketempatan saja,”ujar Khofifah.
(ALB)