Santunan ke Korban Kecelakaan Maut di Sukabumi Disalurkan

Rizky Dewantara    •    Senin, 10 Sep 2018 08:52 WIB
kecelakaan bus
Santunan ke Korban Kecelakaan Maut di Sukabumi Disalurkan
Bupati Bogor Nurhayati (kiri) di Pendopo Bupati Bogor, Jawa Barat, Minggu, 9 September 2018.

Bogor: Sebanyak 20 dari 21 ahli waris korban meninggal bus maut di Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, menerima santunan dari Jasa Raharja dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Santunan untuk 15 ahli waris diserahkan langsung Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo dan Bupati Bogor Nurhayanti.

Budi menyebut santunan dari Jasa Raharja untuk korban meninggal sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni Rp50 juta.

"Kami juga berikan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di tempat korban dirawat dengan biaya perawatan maksimum Rp20 juta terhadap korban luka luka," kata dia di Pendopo Bupati Bogor, Jawa Barat, Minggu, 9 September 2018.

Baca: Bus Kecelakaan Maut di Sukabumi Dua Tahun tak Uji KIR

Bupati Bogor Nurhayanti mengapresiasi jajaran  PT Jasa Raharja (Persero) yang bertindak cepat. Jasa Raharjo memberikan santunan ke ahli waris korban meninggal dan biaya perawatan korban luka dalam waktu kurang dari 24 jam.

"Saya ucapkan banyak terima kasih dan semoga bantuan bisa mencukupi seluruh pembiayaan yang dibutuhkan oleh ahli waris dan korban," ucap dia.

Sementara pembayaran santunan untuk lima ahli waris lain diserahkan di tempat yang berbeda sesuai tempat domisili, dengan rincian dua korban asal Sukabumi, Jawa Barat; satu korban asal Medan, Sumatera Utara; Satu korban asal Cirebon, Jawa Barat; dan, satu korban asala Tangerang, Selatan Banten.

Sementara satu korban meninggal lai masih sedang dalam penelusuran PT Jasa Raharja.

Jasa Raharja telah menerbitkan Surat Jaminan Biaya Perawatan kepada empat rumah sakit untuk 16 korban luka. Tujuh korban dirawat di RS PMI Bogor, lima korban dirawat di RS UMI Empang Bogor, tiga korba dirawat di RS Siloam Bogor, Satu korban dirawat di RSCM Jakarta.

Baca: Bupati Bogor Minta Razia Bus Rutin Digelar


 


(SUR)