Pemkab Tangerang Minta Masyarakat Beli Hewan Kurban Berlabel

Hendrik Simorangkir    •    Rabu, 15 Aug 2018 17:00 WIB
hewan kurban
Pemkab Tangerang Minta Masyarakat Beli Hewan Kurban Berlabel
Pejabat Bupati Tangerang Komaruddin mengecek penjualan hewan kurban di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu, 15 Agustus 2018. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Tangerang: Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban. Pengecekan dilakukan untuk mencari adanya virus Anthrax yang bisa menular menjelang hari raya Idul Adha.

Pejabat Bupati Tangerang Komaruddin mengatakan, untuk mencegah terkena virus tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sudah diberikan label.

"Jangan beli hewan kurban yang tidak dapat labelnya, karena kita tidak bisa pastikan hewan itu layak atau tidak untuk dikurbankan, bahkan yang nanti akan dikonsumsi. Tapi, kalau untuk yang sudah berlabel tentu dijamin sehat," kata Komaruddin saat mengecek tempat penjualan hewan kurban di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, 15 Agustus 2018.

Komarudin menjelaskan, dalam menentukan kelaikan hewan kurban, pihaknya menentukan dari empat aspek, yakni aman, sehat, cukup anggota badan dari hewan, dan halal.

"Ada lima puluh tim yang kita terjunkan untuk melakukan pemeriksaan atau pengecekan kelayakan hewan kurban. Intinya saya tegaskan jangan beli hewan yang tidak berlabel. Sejauh ini pun sudah 250 hewan yang diperiksa dan masih banyak lainnya yang ada di lapak-lapak pada 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang," jelas Komaruddin..

Nantinya, tak hanya pada proses pengecekan kurban, saat proses penyembelihan pun para tim akan melakukan pemantauan untuk mengetahui adanya cacing pada hewan kurban.


(DEN)