Bayi Dipisahkan dari Orang Tua

Bidan Y Serahkan Bayi yang Terpisah Setelah Persalinan

Hendrik Simorangkir    •    Selasa, 02 Oct 2018 16:23 WIB
kesehatan
Bidan Y Serahkan Bayi yang Terpisah Setelah Persalinan
Pasangan Randi dan Atikah menggendong bayi perempuan yang diduga sempat ditahan seorang bidan setelah persalinan di Tangerang, Medcom.id - Hendrik

Tangerang: Randi dan Atikah bersuka cita. Bayi yang terpisah setelah persalinan kini sudah kembali ke pelukan. Bayi tersebut dibawa bidan Y selama kurang lebih sepekan.

Suara tangis bayi terdengar dari rumah Randi di Kampung Selapang Jaya, Kota Tangerang, Banten. Bayi yang lahir pada 22 September 2018 itu belum diberi nama.

Baca: Terkendala Biaya, Randi dan Istri Terpisah dari Bayinya

Randi mengatakan bidan Y membawa bayi ke rumahnya kemarin malam, Senin, 1 Oktober 2018. Bidan Y langsung menyerahkan bayi tersebut ke Randi dan Atikah.

"Tiba-tiba kemarin dia datang bawa bayi saya," terang Randi ditemui di rumahnya, Selasa, 2 Oktober 2018.

Y datang sendirian. Pertemuan tersebut tak lama karena Y mengaku harus buru-buru pulang.

"Dia buru-buru pamit, izin katanya ada pasien," ujar Randi.

Sebelum pamit, Randi dan Y bermufakat. Y mengaku menalangi biaya persalinan di rumah sakit sebesar Rp10 juta. Y sepakat Randi membayar biaya tersebut secara mencicil.

Baca: Biaya Persalinan Bayi Atikah Ditanggung Bidan Y

"Kami cicil ke bidan Y, pertama bayar Rp1 juta selanjutnya Rp500 ribu," jelas Randi.

Randi dan Atikah mengaku terpisah dari bayinya setelah persalinan. Kejadian bermula pada Sabtu, 22 September 2018. Randi membawa Atikah ke bidan Y karena hendak melahirkan.

Y lalu membawa Atikah ke sebuah rumah sakit di Kota Tangerang. Alasannya, persalinan harus dilakukan dengan operasi sesar.

"Lalu, saat di rumah sakit saya ditawarkan paket biaya bidan. Paket itu ditawarkan langsung oleh bidan bukan dari rumah sakit," ujar Randi ditemui di rumahnya di Kelurahan Selajang Raya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Senin 1 Oktober 2018. 

Randi menjelaskan bidan menawarkan paket sebesar Rp10 juta untuk biaya persalinan. Saat prosesi telah usai dengan kondisi bayi yang normal berjenis perempuan, biaya tersebut langsung diminta ke orang tua. 

"Saat itu karena saya tidak punya uang, saya minta butuh waktu untuk membayarnya. Tapi, oleh bidan diminta untuk hari itu juga membayarnya," kisah Randi. 

Randi menambahkan bidan meminta istri dan bayinya menginap di rumah sakit. Empat hari kemudian, bidan Y menyuruh istri dan bayinya pulang. 

"Itu pun disuruh pulang tanpa sepengetahuan saya. Pulangnya pun tidak ke rumah saya, tapi ke tempat bidannya praktik," ujar Randi.

Hanya istri Randi yang diantar pulang ke rumah. Sedangkan si bayi dibawa ke tempat bidan Y.


(RRN)