Pemkab Bekasi Ajukan RAPBD 2018 Sebesar Rp5,7 Triliun

Antara    •    Rabu, 22 Nov 2017 23:50 WIB
rapbd
Pemkab Bekasi Ajukan RAPBD 2018 Sebesar Rp5,7 Triliun
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Cikarang: Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengajukan Rp5,7 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2018.

"Rancangan APBD itu dengan perincian, antara lain untuk belanja tidak langsung (belanja rutin) sebesar Rp2,7 triliun dan belanja langsung Rp2,9 triliun," kata Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, di Kabupaten Bekasi, Rabu, 22 November 2017.

Belanja tidak langsung meliputi belanja pegawai sebesar Rp2 triliun, belanja bagi hasil pajak serta retribusi daerah pada desa sebesar Rp173,1 miliar, dan bantuan keuangan Rp487,4 miliar.

Menurutnya, nantinya belanja bantuan keuangan itu dialokasikan untuk dana desa, operasional sekolah menengah atas, dan pemilihan kepala desa maupun partai politik (parpol).

Selain itu, dialokasikan juga anggaran sebesar Rp70,9 miliar sebagai dana hibah untuk badan dan lembaga yang telah berbadan hukum serta dana tidak terduga sebesar Rp5 miliar.

Namun dalam alokasi anggaran terkait belanja langsung tidak ada perincian, karena telah disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2017-2022 serta program nasional dan provinsi.

Ia menambahkan, dalam pengajuan tersebut juga membahas dua rancangan peraturan daerah tentang RAPBD 2018 resmi dibahas bersama dua raperda lainnya, yaitu tentang serah terima fasilitas sosial dan umum serta pencabutan Perda Nomor 11 Tahun 2013 terkait Izin Gangguan.

"Namun ini masih dalam tahap pembahasan dan belum menunjukkan hasil maksimal. Pasalnya harus melalui tahapan berupa pengkajian terlebih dahulu," katanya lagi.


(SUR)