Pemberian Tunjangan Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Guru di Jabar

Jaenal Mutakin    •    Selasa, 28 Nov 2017 15:58 WIB
guru
Pemberian Tunjangan Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Guru di Jabar
Ilustrasi

Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyusun berbagai program untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas guru. Di antaranya yaitu pemberian tunjangan daerah bagi guru PNS, pemberian honorarium bagi guru non-PNS di sekolah negeri, menggelar berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru, serta melaksanakan lomba bagi guru di tingkat provinsi.

"Dengan program-program tersebut, diharapkan kualitas guru di Jabar dapat meningkat," kata Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi di Bandung, Senin, 27 November 2017.

Ahmad menjelaskan, Balai Pelayanan Pengawasan Pendidikan di tujuh wilayah dan pengawas sekolah akan ikut membantu mengawasi kinerja guru. Pengawasan ini diharapkan dapat menghimpun berbagai data yang berkaitan dengan kinerja guru.

"Kinerja guru di Jabar senantiasa diawasi. Bagi guru yang bekerja degan baik, tentu akan diberikan reward. Bagi guru yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai peraturan," tegasnya.

Menurut Ahmad, guru yang dikelola Dinas Pendidikan Jawa Barat pasca-alih kelola SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi mencapai 81.403 orang. Jumlah tersebut dengan rincian 23.928 guru PNS, 14.401 guru non-PNS di sekolah negeri, dan 23.928 guru non-PNS di sekolah swasta.

"Dengan banyaknya jumlah guru, diharapkan guru dapat menjadi teladan. Sehingga, pembangunan pendidikan karakter di Jawa Barat dapat terwujud secara optimal," pungkasnya.


(NIN)