KRL Cikarang Beroperasi 8 Oktober

Antara    •    Jumat, 06 Oct 2017 15:58 WIB
krltiket krl
KRL Cikarang Beroperasi 8 Oktober
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai 8 Oktober 2017 akan mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) hingga Stasiun Cikarang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Kereta Commuter Indonesia semakin memperluas wilayah pelayanannya. Dari persiapan yang telah dilakukan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan sejumlah uji coba, kami telah siap sepenuhnya untuk melayani para pengguna KRL sampai ke Cikarang," kata Direktur Utama PT KCI M N Fadhila, Jumat 6 Oktober 2017.

Akan ada 32 perjalanan atau 16 perjalanan PP yang melayani para pengguna di lintas Cikarang - Jakarta Kota. Pengoperasian KRL merupakan upaya KCI untuk memperluas jangkauan KRL sejalan dengan target PT KCJ melayani 1,2 juta penumpang pada 2019 mendatang.

Guna mendukung operasi KRL hingga Cikarang, pemerintah juga telah membangun dua stasiun baru, yaitu Bekasi Timur dan Cibitung. Sementara Stasiun Cikarang tengah dilakukan proses revitalisasi dan Stasiun Tambun segera menyusul.

"PT KCI sendiri telah menyiapkan infrastruktur sistem tiket ekeltronik "e-ticketing" dan kelengkapan pelayanan di empat stasiun tersebut," ujarnya.

Berbagai pemeriksaan dan uji coba kesiapan sarana prasarana perkeretaapian juga telah dilakukan bersama PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta dan DJKA.

Dari 32 perjalanan KRL setiap hari yang akan melayani Stasiun Bekasi Timur hingga Cikarang, KRL pertama dari Cikarang menuju ke Jakarta kota mulai beroperasi pukul 04.45 WIB.

Sementara kereta terakhir dari Cikarang dijadwalkan berangkat pukul 19.32 untuk tujuan Jakarta Kota, dan berangkat pukul 20.52 WIB untuk tujuan Bekasi.

Pemberangkatan dari Bekasi sendiri tersedia hingga pukul 22.15 WIB untuk tujuan Jakarta Kota. Untuk arah sebaliknya, dari Stasiun Jakarta Kota, kereta pertama berangkat menuju Cikarang dijadwalkan pukul 05.41 WIB.

Sementara kereta terakhir dari Jakarta Kota tujuan Cikarang tersedia pada pukul 17.46 WIB. Pemberangkatan dari Bekasi sendiri tersedia hingga pukul 18.43 untuk tujuan Cikarang.

Dengan jarak Cikarang - Jakarta Kota sejauh 43,97 kilometer, maka tarif yang perlu dibayarkan pengguna adalah Rp5.000. Waktu tempuh untuk Cikarang - Jakarta Kota diperkirakan sekitar 90 menit, sementara untuk Cikarang - Bekasi dengan jarak 16 km adalah sekitar 20 menit.

Selain sarana rangkaian KRL dan jadwal perjalanan, PT KCI juga telah menyiapkan petugas untuk melaksanakan berbagai fungsi layanan di stasiun, antara lain layanan penumpang, pengumuman, petugas loket, pengamanan, hingga kebersihan.

Untuk melayani transaksi tiket elektronik, PT KCI telah memasang sembilan "gate" (pintu) elektronik dan enam mesin "point of sales" (POS) di Stasiun Cikarang; delapan pintu elektronik dan empat mesin POS di Stasiun Cibitung; empat gate elektronik dan lima mesin POS di Stasiun Tambun; serta sembilan gate elektronik dan lima mesin POS di Stasiun Bekasi Timur.

Sementara untuk kemudahan transaksi tiket, PT KCI mengimbau pengguna jasa untuk lebih banyak menggunakan tiket berlangganan Kartu Multi Trip (KMT) dengan sistem potong saldo dan tanpa masa kedaluwarsa.

Penggunaan KMT akan memudahkan aktivitas menggunakan KRL lantaran penumpang tidak perlu lagi antri diloket untuk melakukan transaksi tiket setiap akan melakukan perjalanan KRL.

Selama saldo minimum tercukupi maka penumpang dapat langsung menuju gate tanpa perlu antri di loket stasiun. Tiket Kartu Multi Trip (KMT) dapat diperoleh dengan mudah dan tersedia di seluruh loket stasiun KRL.

PT KCI juga menghimbau para calon pengguna untuk tidak merokok di area stasiun dan didalam rangkaian KRL serta memperhatikan ketentuan terkait barang bawaan serta aturan dan larangan di dalam KRL. Adapun dimensi barang bawaan yang diperbolehkan adalah maksimum berukuran 100 cm X 40 cm X 30 cm. Para pengguna juga tidak diperkenankan untuk makan, minum, membuang sampah sembarangan, dan duduk di lantai KRL.

Demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa juga diminta untuk menjaga kebersihan dan selalu menunggu dibelakang garis kuning peron sebagai batas aman penumpang menunggu KRL serta tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL telah penuh.


(ALB)