Tronton Rem Blong di Malang, Empat Orang Tewas

Antara    •    Sabtu, 26 Aug 2017 14:30 WIB
kecelakaan maut
Tronton Rem Blong di Malang, Empat Orang Tewas
Foto Antara

Metrotvnews.com, Malang: Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kertanegara, Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat sore 25 Agustus 2017. Truk tronton dari arah barat (Batu) menuju arah timur (Surabaya) hilang kendali karena diduga rem blong. Empat orang tewas, dan belasan korban mengalami luka cukup parah, sebagian besar mengalami parah tulang kaki dan tangan.
 
Menurut salah seorang saksi, Muhammad, truk besar tersebut terus melaju kencang tanpa bisa dikendalikan hingga menabrak sejumlah pengendara di depannya, di antaranya angkutan kota yang sarat penumpang, sepeda motor, tembok pembatas (buk), serta rumah salah seorang warga di kawasan itu.

PH Kasubag Humas Polres Malang Ipda Ahmad Taufik mengatakan, sopir truk maut berinisial IP (28) juga sudah diamankan oleh polisi. Kabar sopir melarikan diri juga dibantah oleh Taufik.

"Sudah diamankan Kanit Laka Polres Malang sejak kemarin sore kok. Dia tidak melarikan diri. Jadi kabar itu tidak benar," kata Taufik, Sabtu 26 Agustus 2017.

Adapun Keempat korban meninggal ialah, Kuswanto (30), Warsiti (54), Winarti (35). Ketiga korban meninggal tersebut seluruhnya warga Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang. Sedangkan satu orang korban meninggal lainnya adalah Sujatmiko (35), warga Sumpil Kota Malang.

Sedangkan korban yang mengalami luka-luka, baik ringan maupun berat mencapai belasan orang. Korban luka-luka tersebut, di antaranya adalah Agus Supriyanto (40), Warsiti (5), Herdin (19), Della Meilinda Kurnia (16), Silvi Chumairotun Nadia (18), Zaenal Arifin (42), Dedik (49), Indah Rahmawati (20), S Pratomo (32), dan Suprapto (55).

Sejumlah korban tersebut adalah korban yang mengendarai sepeda motor. Sedangkan rumah warga yang mengalami kerusakan parah adalah milik Munir (5) dan Samsul Arif (45) yang berlokasi di Dusun Kendalsari, Desa Ngijo,
Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut, truk kontainer rusak berat, mikrolet Nopol N 1801 UG rusak berat, isuzu Panther Nopol N 1996 AW rusak berat, 3 unit SPM Rusak berat (5520 G) N 5976 GA dan 1 unit rusak ringan Nopol N 3164 GQ, dua unit rumah rusak bagian.


(ALB)