Pemkot Bekasi Optimis Capai Target Pendapatan Daerah

Antonio    •    Selasa, 04 Sep 2018 19:33 WIB
apbd
Pemkot Bekasi Optimis Capai Target Pendapatan Daerah
Kantor Pemerintah Kota Bekasi. Medcom.id/Antonio

Bekasi: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Jawa Barat, optimis target pendapatan daerah tercapai hingga akhir tahun 2018. Ada sisa waktu selama empat bulan yang dapat dimanfaatkan untuk menggenjot pemasukan daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi Aan Suhanda membantah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi Tahun Anggaran 2018 defisit.

Defisit menurut Direktorat Jenderal Pembangunan Keuangan Kementrian Keuangan RI adalah selisih kurang antara pendapatan daerah dan belanja daerah pada tahun anggaran yang sama. Selisih dihitung pada akhir tahun anggaran yakni pada 31 Desember 2018.

"Saya optimis dapat memenuhi target pendapatan daerah dengan potensi pendapatan daerah yang ada saat ini," kata dia di Bekasi, Selasa, 4 September 2018.

Target Pendapatan Daerah Kota Bekasi 2018 mencapai sebesar Rp5,38 triliun yang terdiri terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp2,43 triliun. Dana Perimbangan Keuangan sebesar Rp1,68 triliun dan lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp1,27 triliun.

Sedangkan Penerimaan Daerah 2018 sampai tanggal 29 Agustus 2018 sudah mencapai Rp3,09 triliun atau 57,54 persen dari target. Penerimaan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.1,23 triliun (50,81 persen), Bagian Dana Perimbangan Keuangan sebesar Rp,1.14 triliun (68 persen), dan pendapatan Daerah yang Sah Rp. 722,65 juta (56.61 persen).

Sisa target pendapatan daerah yang harus dicapai sampai dengan akhir Desember 2018 adalah sebesar Rp2,28 triliun.

Saat ini, sudah ada sejumlah upaya dalam memenuhi pencapaian target pendapatan daerah hingga akhir 2018. Di antaranya verifikasi dan penagihan piutang pajak daerah bersama Inspektorat Kota Bekasi seperti PBB, pajak hotel, pajak restoraan, pajak reklame, pajak parkir, pajak air tanah dan pajak hiburan.

"Bapenda Kota Bekasi masih terus berupaya untuk mencapai target pendapatan daerah. Dengan melihat potensi pendapatan daerah yang ada, Bapenda optimistis dapat memenuhi target Pendapatan Daerah tahun 2018 ini," tandasnya.

Baca: APBD Kota Bekasi Dikhawatirkan Defisit Rp900 Miliar

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi Tahun 2018 yang mencapai Rp5,6 triliun disebut defisit sekitar Rp900 miliar. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro.

Chairoma memperoleh informasi defisit anggaran berjalan dari Penjabat Wali Kota Bekasi sebelumnya, Ruddy Gandakusumah. Defisit itu akan menjadi kendala utama dalam pembahasan APBD Perubahan untuk merumuskan penyelesaian persoalan anggaran.


(SUR)