Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 04 Sep 2018 21:08 WIB
penembakan polisi
Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Cirebon
Kepala Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat., Yeni Setiati. Medcom.id/ Ahmad Rofahan.

Cirebon: Polisi melakukan penggeledahan kediaman dua terduga pelaku yang menembak anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Babakan Gebang, Yeni Setiati mengatakan, penggeledahan berkaitan dengan dua terduga penembak yang juga diduga Jamaah Anshorut Daulah (JAD) yaitu Untung dan Rizal. Keduanya berdomisili di Desa Babakan Gebang.

"Kalau Untung memang warga sini, tapi kakau Rizal pendatang," kata Yeni di Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 4 Sepetember 2018.

Menurut Yeni, ada tiga lokasi yang digeledah oleh pihak kepolisian, yaitu kediaman Untung, tempat kerja Untung dan kediaman Rizal. Ketiganya berada dilokasi yang berbeda di Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Kalau Untung tinggal di rumah mertuanya. Kalau Rizal di komplek perumahan," jelas Yeni.

Yeni menyebutkan, ada sekitar 50 petugas kepolisian dalam penggeledahan tersebut. Dari informasi yang ia terima dari pihak kepolisian, kedua pelaku terlibat dalam aksi penembakan petugas kepolisian di Tol Kanci-Pejagan beberapa waktu lalu.

"Kata polisi, keduanya terlibat dalam aksi penembakan polisi," ungkap Yeni.

Dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) yang sedang melakukan patroli di Tol Kanci-Pejagan, ditembak sekelompok orang tak dikenal (OTK) di KM 224. Akibatnya, dua petugas mengalami luka tembak.

Peristiwa bermula saat Ipda Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana sedang melakukan patroli di Tol Kanci-Pejagan sekitar pukul 21.30 WIB, Sabtu, 25 Agustus 2018. Melihat tiga orang OTK yang duduk di pembatas jalan tol, kedua polisi itu langsung turun untuk menegur mereka.

"Petugas kemudian berhenti dan hendak memperingatkan, karena membahayakan berada di jalan tol," ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Cirebon, Sabtu, 25 Agutsus 2018.

Saat petugas berhenti dan membuka kaca mobil, tiba-tiba salah satu dari tiga OTK melakukan tembakan. Hal tersebut langsung direspons oleh petugas dengan melakukan tembakan balasan. Para pelaku, kemudian lari keluar tol.

Namun, dalam masa perawatan Ipda Dodon Sugianto meninggal pada pukul 09.15 WIB, Selasa, 28 Agustus 2018. Almarhum meninggal setelah mengalami luka cukup serius di bagian punggung dan sejumlah anggota tubuh lainnya.

Dalam kasus ini, polisi menangkap enam orang terduga pelaku. Keenam pelaku berinisial S, C, G, MU, I, dan R‎ ditangkap di tiga tempat berbeda, yaitu wilayah Cirebon, Brebes, dan Tegal pada hari Minggu 2 September serta Senin 3 September 2018.


(DEN)