Mabes Polri 'Pelototi' Penanganan Miras Oplosan

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 20 Apr 2018 05:30 WIB
razia mirasmiras oplosan
Mabes Polri 'Pelototi' Penanganan Miras Oplosan
Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kabupaten Bandung: Fenomena tewasnya seratusan korban tewas karena minuman keras oplosan menjadi sebuah perhatian khusus bagi kepolisian. Mabes Polri bahkan 'memelototi' penanganan kasus yang terjadi di berbagai daerah ini.

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan, dirinya telah menginstruksikan setiap jajaran kewilayahan serius menangani miras oplosan.

"Sama seperti narkoba kalau pengungkapan banyak maka polisi di wilayah tersebut agresif. Namun bila masalah miras semakin banyak, berarti tidak serius. Kita dari Mabes Polri terus memantau," kata  Syafruddin, Kamis, 19 April 2018.

(Baca: 112 Warga Tewas akibat Miras Oplosan)

Syafruddin menjelaskan, pemantauan terfokus dilakukan pihaknya terhadap pemangku jabatan di wilayahnya seperti Kapolda, Kapolres dan Kapolsek.

"Kalau tidak serius, dan kita tahu maka akan diganti," tegasnya.

Syafruddin menegaskan operasi kewilayahan dilakukan secara terpusat dan simultan. Selain itu, Mabes Polri juga akan membantu dengan operasi intelijen.

Syafruddin menambahkan, hingga saat ini belum ada indikasi aparat yang membekingi produsen dan penjual miras oplosan. Namun, dia menjamin bakal menindak tegas oknum yang 'dekat' dengan miras oplosan.

"Jangankan membekingi, diam tidak melakukan apa-apa padahal melihat penjualan miras saja kita tindak," ancam dia.

(Baca: Pejabat Polri 'Dekat' Miras Bakal Dicopot)
 


(SUR)