Hutan Gunung Guntur Garut Terbakar

Kristiadi    •    Kamis, 20 Sep 2018 14:14 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Hutan Gunung Guntur Garut Terbakar
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Garut: Hutan lindung di Blok Seureuh Jawa di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, kembali terbakar. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kamojang berupaya melakukan pemadaman.

Kebakaran tersebut terjadi karena masyarakat menambang galian C secara liar dan menyebabkan lahan tersebut kembali terbakar. Kebakaran yang kerap terjadi di kawasan ini biasanya disebabkan kelalaian manusia. Upaya penambahan personel pengawas tak mampu mengantisipasi kebakaran.

"Masyarakat berlokasi di kawasan hutan tersebut diduga melakukan pembakaran yang dilakukan pada malam hari," kata Kepala Resort Wilayah V Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kamojang Gunung Guntur, Garut, Cecep Hidayat, Kamis, 20 September 2018.

Cecep mengatakan kebakaran hutan di Kawasan Blok Seureuh Jawa sering terjadi selama musim kemarau. Kebakaran hutan kawasan Gunung Guntur selama kekeringan yang terjadi sekarang ini banyaknya rumput, alang-alang dan semak belukar kondisinya telah mengering.

Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut Dadi Zakarya membenarkan kawasan hutan Gunung Guntur terbakar sejak malam. Faktor kekeringan akibat kemarau panjang menjadi salah satu alasan hutan terbakar.

Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Garut selama ini semakin meluas. Bahkan, daerah terdampak tersebar di 42 kecamatan dan berada di 442 Desa dan Kelurahan.

"Untuk pasokan air bersih bagi warga di Kabupaten Garut selama ini masih dilakukan secara bertahap, karena saat ini kekeringan akan terus berlanjut meski kondisi hujan dipastikan terjadi pada bulan Oktober," paparnya.


(SUR)