Modus Dijodohkan dengan Pengusaha, 2 Siswi SMP Diculik

Depi Gunawan    •    Senin, 19 Sep 2016 12:18 WIB
penculikan
Modus Dijodohkan dengan Pengusaha, 2 Siswi SMP Diculik
Ilustrasi penculikan. Foto: Shuttershock

Metrotvnews.com, Cimahi: Tertipu dengan iming-iming akan dijodohkan dengan pengusaha, dua perempuan di bawah umur (ABG) asal Cimahi, Jawa Barat, rela dibawa ke Jakarta oleh orang yang baru mereka kenal.

Tim Opsnal Polres Cimahi dibantu Unit Jatanras Polda Metro Jaya menemukan salah satu korban, LW, 14, warga Kabupaten Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, di sebuah hotel di kawasan Sunter, Jakarta Utara, pada 10 September 2016. LW diculik bersama TP, 14, yang saat ini masih dicari.

"Sekarang LW sudah diserahkan ke keluarga," kata Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi, Senin (19/9/2016).

Polisi mengaku sudah mengetahui identitas pelaku penculikan. Pelaku itu diduga bernama Lukman alias Emon. Identitas pelaku diketahui setelah polisi mendapatkan keterangan dari LW saat pemeriksaan dan prarekonstruksi. 

Selain ke Sunter, polisi sudah mencari korban ke Sumedang dan Majalengka, namun nihil.

Dugaan penculikan dua ABG ini tersingkap saat Sutisna Patra Wijaya, ayah TP, melaporkan kehilangan anaknya ke kantor Polsek Gununghalu, Selasa 6 September 2016. 

Status kedua korban adalah siswa kelas IX sebuah SMP di Gununghalu. Korban dibawa lari sejak 3 September oleh pelaku menggunakan mobil Ford Everest silver. 

Menurut keterangan LW, pelaku membawanya bersama TP karena akan dipertemukan dengan teman pelaku di daerah Ancol, Jakarta Utara. "LW mengatakan pelaku akan menjodohkan mereka dengan pengusaha," kata Ade. 

LW sebenarnya tak ada niat untuk ikut. Tapi, karena pelaku mengatakan kalau perjalanan pulang-pergi, dia pun mengiyakan ajakan itu.

Korban dan pelaku baru sehari kenal. Awal perkenalan, pelaku singgah di rumah makan milik saudara LW, lalu mereka bertemu. Besoknya, pelaku kembali bertemu dengan korban dan langsung mengajaknya ke Jakarta.

"TP tinggal sendiri karena orang tuanya berada di Subang. Kami terus selidiki keberadaan TP yang diduga masih bersama pelaku," kata Ade.

LW saat ini tengah mendapatkan konseling untuk menghilangkan trauma usai penculikan. Polisi akan kembali mengorek keterangan LB untuk mengetahui lebih dalam apa motif pelaku menculik.

"Kami minta sebaiknya pelaku menyerahkan diri. Masyarakat yang mengetahui, tolong diinformasikan secepatnya kepada kami," ujar dia.


(UWA)