KNKT Angkut Mesin Pesawat Jatuh di Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 31 Aug 2016 11:44 WIB
pesawat jatuh
KNKT Angkut Mesin Pesawat Jatuh di Cirebon
Tim Investigasi KNKT sedang memeriksa bangkai pesawat Cessna di Cirebon, Jabar, Rabu (31/8/2016). (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Tim investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai menyelidiki kecelakaan pesawat latih cessna 172 di Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu 31 Agustus.

Ketua Tim Investigasi Capt Khaeruddin berujar, pihaknya baru memeriksa percakapan yang terjadi di kokpit pesawat. Selain itu, KNKT juga membawa mesin pesawat untuk diperiksa lebih lanjut di hanggar Bandara Cakrabuwana Penggung Cirebon.

"Tadi kita memeriksa percakapan di kokpit pesawat. Untuk mesin pesawatnya, belum kita periksa lebih jauh," ujar Khaeruddin. (Saksi: Pintu Pesawat Tidak Bisa Dibuka)

Sayangnya, Khaeruddin enggan membeberkan isi percakapan dua awak pesawat nahas itu. Yang jelas, kata dia, KNKT tengah mengumpulkan semua kebutuhan data untuk menunjang hasil investigasi

"Mesin baru kita buka kapnya saja dan kita bawa. Belum ada pemeriksaan. Nanti mesinnya akan kita bawa ke hanggar," kata Khaeruddin.

Sementara, Kepala Bandara Cakrabuwana Penggung Cirebon, Denny Ariyanto mengatakan, pihaknya membuka pos khusus di bandara, untuk proses investigasi kecelakaan ini. Pihaknya juga tidak bisa memberikan keterangan lebih banyak, karena wewenangnya ada pada KNKT.

"Ada pos KNKT di bandara. Saya tidak bisa memberikan informasi lebih banyak lagi. Silakan langsung tanyakan ke KNKT," ujar Denny. (Baca: Pesawat Terbalik di Areal Persawahan Cirebon)

Pesawat latih milik Angkas Aviation Academy itu jatuh di persawahan setelah mengalami mati mesin saat berada di ketinggian 1.000 kaki. 

Kepala Pos TNI AU Penggung Cirebon Kapten Marno memastikan pesawat latih Cessna 172 itu dalam kondisi layak terbang. "Sebelum terbang sudah kami cek. Kondisinya bagus dan normal," kata Kapten Marno.

Pesawat lepas landas dari Bandar Udara Penggung, Kota Cirebon, pukul 08.30 WIB. Namun, pesawat hilang kontak dengan petugas Air Traffic Control (ATC) pukul 09.02 WIB.

Tidak ada korban jiwa. Dua awak, yakni pilot Dana Aviantara dan siswanya, Novriandi, 25 hanya menderita luka ringan.


(SAN)