Wagub DKI Ingatkan PON untuk Prestasi bukan Pembusukan Olahraga

Intan fauzi    •    Selasa, 27 Sep 2016 15:44 WIB
pon 2016
Wagub DKI Ingatkan PON untuk Prestasi bukan Pembusukan Olahraga
PON XIX Jabar, Ant

Metrotvnews.com, Bandung:  PON merupakan singkatan dari Pekan Olahraga Nasional. PON bukan singkatan dari Pembusukan Olahraga Nasional.

Demikian kritik dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang mendatangi Gedung Olah Raga (GOR) C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat. Djarot menyampaikan kritik pedas pada penyelenggaraan PON XIX di Jawa Barat.

"PON itu bukan pembusukan olahraga nasional. Tujuannya kan untuk prestasi," kata Djarot, Selasa (27/9/2016).

Djarot mengaku menerima pelbagai cerita soal laku menghalalkan segala cara untuk mendapatkan medali. Padahal, kata Djarot, bukan medali yang menjadi tujuan PON. 

PON harusnya mengedepankan prestasi. Sehingga bibit-bibit dalam bidang olahraga bermunculan. Para atlet mampu bertarung dengan profesional dan sportif.

"Sehingga bisa kita angkat (olahraga nasional) ke jenjang internasional," ungkap Djarot.

Djarot pun meminta kontingen PON asal Jakarta tak terpengaruh dengan provokasi yang dapat memecah konsentrasi dan prestasi. Ia juga meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga serta pengurus besar masing-masing cabang olahraga mengevaluasi pelaksanaan PON.

"Jangan sampai PON mematikan atlet berprestasi yang sudah dipersiapkan sebelumnya," tegas Djarot.

Pelaksanaan PON di Jabar menuai beberapa masalah. Satu di antaranya peraturan perlombaan yang menuai kericuhan di cabang olahraga renang indah di Universitas Pendidikan Indonesia Kota Bandung.

Kontingen DKI Jakarta memprotes peraturan yang diterapkan panitia cabang olahraga. Panitia membatasi usia peserta renang indah yaitu 26 tahun.

Atlet renang DKI yang berusia 28 tahun tak dapat bertanding. Sehingga kontingen DKI memilih walk out.

Lihat video:




(RRN)