Transportasi Online harus Kantongi Izin Usaha Beroperasi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Minggu, 22 Oct 2017 15:49 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Transportasi Online harus Kantongi Izin Usaha Beroperasi
Seorang driver online melintasi jalan di Yogyakarta, MTVN - Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Bandung: Transportasi online bebas beroperasi mengangkut penumpang. Asalkan, kendaraan tersebut mengantongi izin usaha.

Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo, mengatakan izin didapat melalui badan hukum. Bisa saja didapat melalui perseroan terbatas maupun koperasi.

"Kami (Kemenhub) mengisyaratkan badan hukum memiliki minimal lima kendaraan. Sehingga pemilik kendaraan yang saat ini beroperasi sendiri-sendiri, bisa bergabung dengan koperasi," kata Wahju dalam sosialisasi revisi Peraturan Menhub Nomor 26 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan umum tidak dalam trayek.

Sosialisasi berlangsung di Hotel Holiday In di Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat. Selain perwakilan dari Menhub, acara itu juga dihadiri utusan transportasi konvensional.

Wahju menerangkan, dalam sistem angkutan online, aplikator diperbolehkan bekerjasama dengan badan hukum perusahaan angkutan umum. Pada hakekatnya, aplikator hanya membantu perusahaan angkutan untuk memasarkan jasa ataupun memberikan bantuan pelayanan contohnya seperti telepon operator yang melakukan service bagi para pengguna transportasi.

"Saya tegaskan, aplikator bukan perusahaan angkutan umum. Namun, boleh bekerjasama dengan perusahaan angkutan umum," tegasnya.

Selanjutnya, Wahju menjelaskan pihaknya akan segera melakukan perubahan aturan terkait angkutan konvensional maupun online ini secara cermat. 

Bagi perusahaan angkutan online yang tarif maupun kuotanya masih belum sesuai, masih ada jangka waktu tiga bulan untuk menyesuaikan.

"Saya menegaskan, 1 November aturan harus keluar kalau tidak, saya tidak bisa bayangkan apa yang terjadi. Intinya, yaitu perubahan walaupun kita memang sulit mengantisipasi perubahan yang sangat cepat ini," jelasnya.


(RRN)