Pupusnya Mimpi Andriana untuk Menjadi Desainer

Rizky Dewantara    •    Minggu, 13 Jan 2019 13:13 WIB
pembunuhanpenusukan
Pupusnya Mimpi Andriana untuk Menjadi Desainer
ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Bogor: Andriana Yubelia Noven, 18, korban pembunuhan di Kota Bogor, Jawa Barat, bercita-cita ingin mempunyai butik pakaian setelah lulus sekolah. Vanessa Aurelia, sahabat Andriana mengatakan jika Andriana sangat menyukai dunia fashion. Bahkan Andriana kerap bertukar cerita saat berada di dalam indekos.

"Adriana selalu bercerita ingin menjadi desainer terkenal dan memiliki butik pribadi setelah lulus sekolah," kata Vanessa saat di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 12 Januari 2019.

Melewati rutinitas keseharian bersama, Vanessa mengaku, curhatan terakhir Adriana mengenai hubungan asmara dengan pria terdekatnya. Adriana sempat berpacaran dengan adik kelasnya, tapi tidak berlangsung lama.

"Terakhir yang diobrolin itu, Adriana putus dari pasangannya. Pacarannya juga baru sebulan, Adriana putus karena tidak diizinkan orang tuanya," ungkap Vanessa.

Menurut Vanessa, Adriana merupakan perempuan yang dewasa dalam bersikap, meski sedang kesal dengan orang, jarang sekali Adriana meluapkan amarahnya.

"Saya banyak belajar dari Adriana, dia selalu memendam kekesalanya jika tidak suka dengan orang," ungkap Vanessa.

Vanessa mengaku kaget dengan kabar pembunuhan sahabatnya tersebut. Namun kenyataan tersebut tidak bisa ditolak dan Vanessa mengaku mencoba ikhlas dengan kematian sahabatnya tersebut.

"Saya sangat kaget dapat kabar itu, lutut saya lemas dan tidak bisa bicara apapun pada saat itu," pungkas Vanessa.

Seperti diketahui, Andriana tewas ditusuk oleh seseorang di sebuah gang Jalan Riau, Kota Bogor pada Senin 7 Januari 2019 lalu. Siswi SMK Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, tersebut tewas tertusuk senjata tajam di bagian dada kiri dengan luka dalam sepanjang 22 sentimeter.


(DEN)