Diduga Minum Miras Oplosan, 11 Orang di Cicalengka Tewas

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 09 Apr 2018 01:14 WIB
miras oplosan
Diduga Minum Miras Oplosan, 11 Orang di Cicalengka Tewas
ilustrasi Medcom.id.

Kabupaten Bandung: 11 orang tewas sedangkan sembilan lainnya menjalani perawatan di RSUD Cicalengka, usai diduga menenggak minuman keras oplosan.

Humas RSUD Cicalengka, dr. Evi Sukmawati membenarkan hal tersebut, menurutnya untuk keseluruhan korban ada 27 orang.

"Dari Jumat kemarin sampai sekarang, yang meninggal ada 11 orang yang lainnya masih dalam keadaan kritis," kata Evi saat dikonfirmasi, Minggu, 8 April 2018.

Sementara itu, menurutnya satu orang lainnya harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin dengan kondisi parah. 

Evi menuturkan, kebanyakan korban dibawa ke RSUD Cicalengka dalam kondisi telah meninggal dunia.

"Sebagian sudah dalam keadaan meninggal ketika dibawa ke sini," ungkap Evi.

Menurut informasi yang dihimpun dari RSUD Cikopo Cicalengka Kabupaten Bandung, korban berusia 20-25 tahun, dari belasan orang yang meninggal satu di antaranya seorang wanita. Belum diketahui, data nama korban yang diduga menenggak miras oplosan tersebut.

Sementara itu Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan, pihaknya masih melakukan identifikasi terkait penyebab kematian belasan korban yang tewas diduga akibat miras oplosan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, korban terus berdatangan sejak Kamis, 5 April 2018 kemarin dengan keluhan pandangan yang kabur dan muntah-muntah.

"Kita masih berkoordinasi dengan Rumah Sakit, untuk mengetahui penyebab kematian korban," jelas Indra.

Indra menegaskan pihaknya telah akan mengambil langkah tegas dengan menutup dua toko miras yang berada di wilayah Cicalengka tepatnya di Jalan Bypass Bandung-Garut.

Hingga saat ini, tambah Indra pihaknya telah mengamankan empat orang saksi dari tempat miras tersebut.

"Dari sisi medis kami masih menunggu (penyebabnya), tapi kami langsung melakukan langkah awal dengan menindak tempat yang diduga. Penyidik tengah bekerja," pungkas Indra.


(DEN)